Prabowo Kembali Jadi Ketum Gerindra, Presiden dan Megawati Beri Sambutan, Ini Katanya
Kemesraan Prabowo Subianto dengan Presiden RI Jokowi dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dipertontonkan di hadapan publik.
TRIBUNJAMBI.COM
Kemesraan Prabowo Subianto dengan Presiden RI Jokowi dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dipertontonkan di hadapan publik.
Ada yang tahu makna di balik kebersamaan itu?
Prabowo dan mantan pasangannya Sandiaga Uno juga tampil mesra membuat antusias peserta Kongres Luar Biasa Partai Gerindra.
• Belajar Online Punya Dampak Positif dan Negatif
Prabowo dan Sandiaga Uno bersama-sama menyapa peserta KLB Gerindra yang digelar secara daring itu.
• Amaris Hotel Muara Bungo Hadir dengan Era Kebiasaan Baru, Jangan Lewatkan Momen Spesial Anda
• Mantan Intel Arab Saudi Sebut Putra Raja Salman Kirim Pasukan Harimau untuk Habisi Nyawanya
• Amaris Hotel Muara Bungo Hadir dengan Era Kebiasaan Baru, Jangan Lewatkan Momen Spesial Anda
KLB Gerindra menetapkan kembali Prabowo Subianto sebagai ketua umum partai tersebut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kemampuan bangsa Indonesia bertahan menghadapi Pandemi Covid-19 sangat bergantung pada perjuangan dan upaya yang dilakukan.
Oleh karena itu bangsa Indonesia tidak boleh menyerah dalam menghadapi krisis yang hampir menjangkit seluruh negara di dunia.
"Kita tidak boleh menyerah, harus betul-betul berupaya," kata Presiden dalam sambutan Kongres Luar Biasa Gerindra yang disampaikan secara virtual, Sabtu, (8/8/2020).
Terutama menurut Presiden upaya dalam memulihkan ekonomi di kuartal ketiga ini, sehingga Indonesia tidak jatuh pada jurang resesi.
Untuk diketahui BPS (Badan Pusat Statistik) menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ke dua minus 5,32 persen.
"Sebagai bangsa pejuang kita harus mampu mengatasi persoalan kita sendiri, dengan cara kita sendiri, dengan kemampuan kita sendiri, untuk mencapai kepentingan nasional mewujudkan tujuan besar bangsa kita Indonesia," katanya.
Lebih jauh Presiden yakin bahwa bangsa Indonesia bisa mandiri dan berdikari. Jumlah penduduk yang mencapai 267 juta jiwa bisa menjadi pasar bagi produk karya anak bangsa.
Hal itu menjadi kunci bangsa Indonesia ke depan, terutama dalam keluar dari krisis Pandemi Covid-19.
" Ini kekuatan besar kita, ini adalah pasar yang sangat besar bagi produk-produk yang kita buat sendiri," kata Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/prabowo-megawati-ya.jpg)