Hotspot Mulai Muncul di Jambi
BREAKING NEWS Hotspot Muncul di Bungo, Petugas Ternyata Temukan Ini yang Terbakar
Beberpaa titik hotspot ditemukan di Kabupaten Bungo dan Tebo dalam beberapa hari terakhir.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Beberpaa titik hotspot ditemukan di Kabupaten Bungo dan Tebo dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan keterangan Dandim 0416/Bute melalui Kapten Arhanud Zuriadi, Pasi Ops Kodim 0416/Bute menyampaikan di Kabupaten Bungo terdapat dua titik api. Keduanya berada di Kecamatan Pelepat.
Dia mengakui bahwa titik api yang terjadi dalam kurun waktu lima hari tersebut berhasil dipadamkan bersama intansi terkait di Pemkab Bungo.
"Lahan yang terbakar sekitar dua hektar, ada lahan masyarakat dan pembuangan limbah perusahaan sawit berupa tandan kosong (tankos)," katanya.
Sementara untuk asal muasal api tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
• Takut Timbul Korban, Warga Desa Sungai Dayo Swadaya Perbaiki Jembatan yang Rusak
• Pemkab Muarojambi Perlonggar Aturan Resepsi Penikahan, Warga Diminta Terapkan Protokol Kesehatan
"Apakah terbakar atau dibakar masih dalam penyelidikan kepolisian," ungkapnya.
Sedangkan daerah yang rawan terjadinya Karhutla yakni di Kecamatan Pelepat, Kecamatan Jujuhan, dan Rantau Pandan.
Sementara itu di Kabupaten Tebo Kapten Arh Zuriadi mengatakan titik hotspot ditemukan di wilayah Kecamatan VII Koto, tepatnya Desa Tanjung Simalidu.
Proses pemadaman yang dilakukan TNI, Polisi, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Pemkab Tebo terjadi dari Senin (3/8/2020) hingga Selasa (4/8/2020) dini hari.
"Ada dua titik, sudah dipadamkan. Sekitar satu dan empat hektar. Sumber api masih dalam penyelidikan kepolisian," ujarnya.
Disebutkannya, wilayah yang rentan terjadinya Karhutla yakni Kecamatan Sumay, Muara Tabir, dan VII Koto. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)