Di Balik Pembunuhan Istri di Tanjabbar

Usai Arbaiyah Tewas di Tangan Suaminya, Tetangga Sekitar Rumah Korban Malah Pergi Mengungsi

Hal ini lantaran tetangga pada takut setelah kejadian KDRT yang dilakukan oleh Samlan kepada Arbaiyah hingga menyebabkan Arbaiyah meninggal dunia.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Tetangga sekitar rumah Arbaiyah, korban tewas di tangan suaminya. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Seluruh tetangga di bedeng tempat tinggal Arbaiyah mengungsi ke rumah keluarganya masing-masing.

Hal ini lantaran tetangga pada takut setelah kejadian KDRT yang dilakukan oleh Samlan kepada Arbaiyah hingga menyebabkan Arbaiyah meninggal dunia.

Hal ini diungkapkan oleh Ahmadi tetangga korban. Kata Ahmadi sore setelah kejadian yang terjadi pada Minggu (2/8) seluruh tetangga korban mengungsi. Bahkan Ahmadi sendiri sebenarnya merasa takut untuk tinggal dirumahnya saat ini.

Canggihnya Teknologi Negeri Tirai Bambu Ini Bisa Deteksi Serangan Nuklir Bahkan Langsung Membalasnya

Kakak Arbaiyah Sempat Ingin Menolong Korban, Namun Dihalangi Pelaku dengan Kayu Balok

Sebelum Tewas di Tangan Suaminya, Arbaiyah Sempat Teriak Meminta Tolong

"Udah ngungsi semua setelah kejadian itu, tetangga pada takut tinggal dirumah. Ini aja siang baru mereka (tetangga korban) balik, nanti malam sudah ngungsi lagi," katanya.

"Tadi malam saja kami di rumah ni 10 kali baca yasin, karena memang takut. Istri aja takut ke kamar mandi, kami tidur aja takut. Karena memang dempetan kamar dia sama kami ini," ungkapnya

Lebih lanjut disampaikan oleh Ahmadi bahwa tetangga yang berada di sekitar bedeng rumah tersebut juga merasa takut. Pantauan tribunjambi.com pada saat menyambangi tempat kejadian tersebut juga banyak anak-anak yang datang.

Anak-anak penasaran dan menunjuk-nunjuk sembari melihat tempat kejadian tersebut. Lokasi kejadian terlihat sepi. Pada saat dilokasi, hanya ada tiga orang yang diantaranya ada Fauziah, Kakak korban dan ibu dari Fauziah dan Arbaiyah serta satu orang laki-laki tetangga sekitar.

Mereka masih berbincang-bincang soal kejadian tersebut. Ibu dari Arbaiyah yang tidak ingin disebutkan namanya tidak banyak berbicara, termasuk soal kejadian tersebut. Dirinya hanya menyebut bahwa pada saat kejadian dirinya berada di Tungkal Ulu.

Fauziah saat ditanya soal keberadaan anak dari Arbaiyah menyebutkan bahwa saat ini anaknya berada di rumah kakak Arbaiyah lainnya yang ada di Pembengis, Kecamatan Bram Itam.

"Tinggal di tempat kakak satu lagi di Pembengis," sebutnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved