Benarkah Rudal Canggih Israel Mampu Tewaskan Jutaan Manusia Dalam Semenit? Ini 3 Jenis Rudal Israel
Salah satu alasannya karena Israel memiliki ratusan senjata mematikan. Dan selain mematikan, di seluruh kawasan Timur Tengah
TRIBUNJAMBI.COM - Militer Israel dianggap sangat kuat dan masuk jajaran militer terbaik di dunia
Salah satu alasannya karena Israel memiliki ratusan senjata mematikan.
Dan selain mematikan, di seluruh kawasan Timur Tengah, teknologi rudal Israel mungkin merupakan yang paling canggih.
Melansir National Interest, rudal Israel bahkan mampu membunuh jutaan orang dalam hitungan menit.
• Akses Militer China Dibuat Terbatas oleh AS, Sampai Tempatkan Unit Marinir Bersenjata Rudal di Sini
• Pria ini Masturbasi Didepan Wanita di Bandar Lampung, Modus Motor Mogok dan Pakai Celana Boxer
• Tantangan Berinvestasi di Pasar Modal Era New Normal, Investor Punya Alternatif Investasi Obligasi
Pendanaan yang besar dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa, sejalan dengan kerja sama pengembangannya, membuat industri rudal di Israel berkembang pesat.
Negara itu mampu memproduksi rudal sendiri dan sukses menjadi eksportir misil.
Sebagian besar misil buatan Israel merupakan misil jarak pendek dan medium.
Namun ada juga rudal jarak jauh seperti model Jericho yang mampu menjelajah antara 1.500 hingga 4.800 kilometer.
• Hari ini, 9 Titik Api Muncul di Merangin, Dandim: Jangan Salahkan Aparat Penegak Hukum Bertindak
• Pasien Covid-19 Jambi Kembali Bertambah 1 Orang Hari Ini dari Klaster Perusahaan
• Mau Masak Rendang Khas Sijunjung, Ini Bahan dan Resepnya, Hanya Dimasak Dua Jam Saja
Berikut sejumlah model rudal mematikan yang dibuat oleh Israel sebagaimana dilansir dari National Interest, Kamis (3/7/2020).
Delilah
Meski pada mulanya didesain sebagai umpan untuk mengalihkan pertahanan udara musuh, Delilah kini berevolusi menjadi rudal subsonik (di bawah kecepatan suara).
Rudal ini kini juga dimanfaatkan sebagai rudal pesawat terbang.
Sayapnya yang gemuk membuatnya mampu menjelajah antara 250 hingga 300 kilometer.
Rudal ini digunakan pada 2006 oleh Angkatan Udara Israel di Lebanon saat menyerang konvoi senjata pasukan Hezbollah.
Popeye