Gubernur Kepri Positif Corona

Jokowi Tak Langsung Serahkan Keppres, Gubernur Kepri: Jangan Cemas ya

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan pelantikan Gubernur Kepulauan Riau Isdianto yang digelar 27 Juli lalu telah melalui

BIRO PERS SETPRES/KRIS
Isdianto saat dilantik sebagai Gubernur Kepulauan Riau di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/7) lalu. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan pelantikan Isdianto telah melalui sejumlah protokol kesehatan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan pelantikan Gubernur Kepulauan Riau Isdianto yang digelar 27 Juli lalu telah melalui sejumlah protokol kesehatan secara ketat.

"Kami sudah melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, yaitu Gubernur Kepulauan Riau, keluarga, dan pejabat terkait pada saat hadir dilakukan swab di Jakarta," kata Heru Budi.

Heru menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan uji swab terlebih dahulu baik kepada pihak yang akan dilantik, keluarganya, maupun pejabat terkait yang hadir secara terbatas pada saat pelantikan.

Selama prosesi pelantikan berlangsung, pihak Sekretariat Presiden juga meminimalkan kontak langsung antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Kepulauan Riau yang saat itu akan dilantik.

"Bapak Presiden tidak langsung menyerahkan Keppres (Keputusan Presiden) tetapi sudah disiapkan di satu meja, tidak jauh dari berdirinya Gubernur Kepulauan Riau, dan Gubernur Kepulauan Riau mengambil sendiri berkas itu. Artinya kami sudah melaksanakan dan menjaga kondisi-kondisi protokol kesehatan dengan ketat," kata dia.

Selain itu, sejumlah protokol kesehatan lainnya juga diterapkan secara ketat di lingkungan Istana Kepresidenan, utamanya selama prosesi pelantikan berlangsung seperti memakai masker dan jaga jarak.

"Saat pelantikan, kami tidak banyak mengundang para pejabat dan hanya dihadiri oleh keluarga dan pejabat tertentu," kata dia.

Gubernur Kepulauan Riau Isdianto dinyatakan positif Covid-19. Ia meminta agar masyarakat Kepri tidak cemas dan mendoakan kesembuhan dirinya dan lima stafnya. Ia juga memastikan jika pemerintahan akan tetap berjalan seperti biasa walaupun ia dinyatakan positif Covid-19. “Masyarakat jangan cemas ya, pemerintahan tetap jalan seperti biasa,” kata Isdianto melalui telepon kemarin.

Isdianto mengatakan bahwa kondisinya sejauh ini baik-baik saja. Rencananya ia akan melakukan tes swab ulang untuk memastikan status kesehatannya. “Sekali lagi saya katakan kondisi saya alhamdulillah baik-baik saja. Saya sendiri sebenarnya masih sangsi dengan hasil tes swab terbaru, tapi semoga hasil tes swab berikutnya negatif,” kata Isdianto.

Diduga kuat Isdianto terpapar dari pengawal pribadinya. Pengawal pribadi Isdianto memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan Medan. Salah satunya adalah ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan gubernur definitif bersama Isdianto pada awal pekan lalu. Namun karena tak masuk istana, ajudan tersebut tak mengikuti tes swab. Bahkan dikabarkan pengawal pribadi Isdianto sempat demam saat di Jakarta.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved