Jumlah Harta Kekayaan Dokter Terawan Ternyata Rp 90 Miliar Lebih, Dari Mana Saja?
Ternyata harta kekayaan dokter Terawan Agus Putranto setiap tahun mengalami kenaikan. Tercatat, harta kekayaan dokter Terawan pada ...
Terawan terakhir kali melaporkan kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN) pada 31 Desember 2019 dengan total kekayaan mencapai Rp 90,6 miliar atau tepatnya Rp 90.605.948.595.
Harta Terawan, sebagaimana dilaporkan di LHKPN, terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
• Mendagri Tito Minta ASN Jangan Banyak Mengeluh Uang Rapat dan Uang Jajan Berkurang
Pada tahun 2017 saat awal menjabat di RSPAD, total hartanya sebesar Rp 67,49 miliar.
Setahun kemudian hartanya naik menjadi Rp 78,26 miliar pada laporan LHKPN 31 Desember 2018.
Dari keseluran harta yang dilaporkan Terawan pada Desember 2019, sebagian besar hartanya berbentuk kas dan setara kas yang nilainya mencapai Rp 72.474.068.595.
Kekayaan lain yang terbesar disumbang dari aset properti. Terawan diketahui memiliki 15 bidang tanah dan bangunan yang banyak tersebar di Jakarta dan Bogor.
Terawan melaporkan di LHKPN tidak memiliki hutang.
Keseluruhan aset properti tersebut memiliki taksiran nilai Rp 14.299.880.000.
Dari total 15 kepemilikan aset properti tersebut, sebanyak 14 bidang tanah dan bangunan merupakan hasil sendiri atau bukan warisan atau hibah.
Kemudian aset lainnya berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.832.000.000.
Kendaraan termewah yang dimiliki Terawan yaitu Alphard 3.5 Q A/T Tahun 2018 senilai Rp 1,6 miliar.
• INFO Lowongan Kerja di Shopee Indonesia, Cek Syarat dan Posisinya, Penempatan Terbanyak di Jakarta
Lalu mobil mewah lainnya yakni mobil Lexus RX200T tahun 2017 dengan taksiran Rp 1,1 miliar dan Alphard G tahun 2016 dengan taksiran harga Rp 800 juta.
Kendaraan lainnya yang dilaporkan Terawan yakni Honda CRV.
Lalu kendaraan roda dua antara lain Kawasaki ZR800B, Honda CBR, dan Honda Beat.
Riwayat Pendidikan
Umum
- SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta (1977)
- SMPN 2 Yogyakarta (1980)
- SMA Bopkri 1 Yogyakarta (1983)
- S-1 Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1990)
- S-2 Spesialisasi Radiologi, FK Universitas Airlangga, Surabaya (2004)
- S-3 Doktor, FK Universitas Hasanuddin, Makassar (2013)