Positif Corona Jambi Tambah 6
Di Tengah Pandemi Covid-19, Stok Beras di Sarolangun Masih Aman untuk 5 Bulan
Stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sarolangun pada masa pandemi ini masih cukup untuk beberapa bulan ke depan.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sarolangun pada masa pandemi ini masih cukup untuk beberapa bulan ke depan.
Termasuk untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Adha tahun 2020.
"Stok kita cukup, persediaannya cukup lima bulan ke depan," Kata Rafki Ismail, Kepala Bulog Subdivre Sarko.
Terkait persediaan, meski pandemi ini memang beberapa komoditi di pasar sudah mulai normal. Seperti sebelumnya harga gula di atas Rp 15 ribu, namun sekarang sudah Rp 12 ribu. Sedangkan untuk harga beras juga menurun karena daya beli masyarakat agak sedikit kurang. Hal ini karena sebagian masyarakat sudah menerima bantuan beras dari pemerintah dalam rangka penanganan dampak Covid-19.
"Untuk beras relatif turun karena ada bantuan dari pihak pemerintah, jadi masyarakat agak kurang beli," katanya, Kamis (30/7).
• Meski Corona, Ratusan Warga Kota Jambi Tetap Ikut Salat Idul Adha di Lapangan Balai Kota
• Pulang dari Jakarta 6 Warga Kota Jambi Positif Corona, Kasus Bertambah Jadi 162 Orang Hari Ini
Diakuinya jika stok sampai saat ini memang masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Dan masih mencukupi untuk menjualnya dengan cara komersil kepada pihak pemerintah dalam rangka penanganan dampak Covid-19.
"Mekanismenya komersil, kita menjual ke Pemerintah Kabupaten, kita selaku penyedia. Kita ada seperti perikatan perjanjian kerja selama tiga bulan dan Sarolangun untuk tahap III bantuan Covid masih menunggu update data penerima. Kita prinsipnya ketik ada pesanan kita siapkan dan kita siap koordinasi," ujarnya. (Yan)