Breaking News:

Berita Batangahri

Kejari Batanghari Musnahkan Barang Bukti dari 44 Perkara Tindak Pidana Umum

Pemusnahan itu berlangsung di Kejari Batanghari. Dihadiri oleh Kapolres Batanghari, Kepala PN Muara Bulian, Kepala BNNK Batanghari, dan Kalapas Muara

Tribunjambi/fadly
Pemusnahan barang bukti di Kejari Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari kembali melakukan pemusnahan barang bukti dari 44 perkara tindak pidana umum, Kamis (30/7/2020).

Pemusnahan itu berlangsung di Kejari Batanghari. Dihadiri oleh Kapolres Batanghari, Kepala PN Muara Bulian, Kepala BNNK Batanghari, dan Kalapas Muara Bulian.

Kajari Batanghari, Dedy Priyo Handoyo mengatakan, adapun barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini terdiri dari beberapa perkara.

Jitu, Cara Amerika Serikat Memata-matai Kapal China dari Jepang, Antisipasi Serangan Tak Terduga

Spesifikasi Sepeda Lipat Element Damn! I Love Indonesia hingga Update Harga Sepeda Element

Lowongan Kerja PT Yamaha, untuk Lulusan SMA/SMK hingga S1 Cek di Sini

Di antaranya 17 perkara tindak pidana narkotika barang bukti sabu dengan total berat 18,2 gram, handphone, alat hisap berupa pirex, pipet, baju dan dompet.

"Selain itu ada juga, 4 perkara Illegal Drilling dengan barang bukti berupa 4 unit canting, 3 buah roling tali tambang, dan 2 buah kipas angin. 17 perkara tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dengan barang bukti 2 buah semprotan racun ukuran 15 liter, 1 buah parang panjang dan 1 buah parang babat," ungkapnya.

Lanjut Kajari, selain itu ada juga, 1 perkara tindak pidana senpi, dengan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek warna silver beserta peluru tajam, dan terakhir 5 perkara tindak pidana pencurian, dengan barang bukti berupa 1 buah potongan besi dan pisau penyadap karet.

"Perlu juga diketahui, sebelumnya juga terdapat barang bukti dari perkara tindak pidana ilegal drilling migas berupa minyak mentah dengan jumlah total kurang lebih 41.440 liter telah di eksekusi dengan cara menyerahkan kepada PT Pertamina Field Asset 1 Jambi pada tanggal 23 April 2020 dan tanggal 16 Juni 2020 lalu," ungkapnya.

Ia mengharapkan dengan kegiatan ini, dapat terus memerangi seluruh tindak pidana.

"Terutama narkotika, sama sama kita perangi untuk menyelamatkan anak bangsa," tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved