Siapa Sebenarnya Pemilik PetroChina? Garap Banyak Blok Migas di Indonesia
Perlu diketahui, Petrochina Company Ltd adalah perusahaan minyak dan gas terbesar di China.
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sebanyak 20 orang dari subkontraktor dan karyawan PetroChina positif Covid-19.
Karyawan PetroChina yang terjangkit corona ini berada di Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi.
PetroChina merupakan satu di antara perusahaan asal Republik Rakyat Tiongkok yang bergerak di sektor energi.
Perlu diketahui, Petrochina Company Ltd adalah perusahaan minyak dan gas terbesar di China.
• Artis Inisial VS Ditangkap Polisi Kasus Prostitusi Bersama Dua Mucikari, Begini Kronologinya
• Sudah Keluar, Jadwal Tes SKB CPNS 2019/2020, Pelaksanaan 1 September 2020
• Sembilan Adab Rasulullah Sebelum Memasuki Idul Adha
Ini merupakan unit usaha China National Petroleum Corporation (CNPC), yang bermarkas di Dongcheng, Beijing.
Untuk wilayah di Indonesia, Petrochina sudah ada sejak 2002.
Ada empat blok migas yang digarap, yaitu blok Jabung (Sumatera), blok Bangko (Sumatera), blok Tuban (Jawa Timur), blok Pulau Salawati (Papua).
Lantas siapa pemegang saham PetroChina?
CNPC merupakan pemegang 90% saham perseroan.
Informasi wikipedia, fokus utama PetroChina adalah industri pertambangan minyak dan gas.
Pada 2014, PetroChina mendapatkan penjualan sebesar AS$328,5 miliar dengan total keuntungan AS$21,1 miliar.
Pada tahun yang sama, PetroChina menempati peringkat ke-10 dalam daftar Global 2000, sebuah daftar perusahaan terbesar di dunia yang diperingkat oleh majalah bisnis Forbes.
Kala itu, total nilai pasar (market value) AS$202 miliar dan total aset sebesar AS$386,9 miliar.
Profil PetroChina
Industri: pertambangan minyak dan gas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/29012019_petrochina.jpg)