Berita Muarojambi

Sosialisasi di Sejumlah Desa, Polres Muarojambi dan Forkopimda Siap Mengantisipasi Karhutla

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto dan jajarannya.

Tribunjambi/Hasbi
Sosialisasi di Sejumlah Desa, Polres Muarojambi dan Forkopimda Siap Mengantisipasi Karhutla 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Mengahapi musim kemarau, jajaran Polres Muarojambi sosialisasi kesiapsiagaan penanggulangan karhutla di beberapa desa di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto dan jajarannya.

Dalam penyampaian Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto sesuai arahan dari Presiden RI Joko Widido sesuai Kepres RI No 03 Tahun 2020 tentang penanggulangan karhutla peran dan upaya pejabat daerah dan Intansi terkait untuk siap siaga dalam mengantisipasi dan penanggulangan karhutla.

15 Ranperda Masih Dibahas di Pemprov Jambi, Bisa Selesai dan Disahkan Tahun Ini

VIDEO 6 Fakta Sapi Kurban Presiden Jokowi, Dibeli dengan Harga Mahal, Borong dari 4 Daerah

Wajarkah Yodi Prabowo Bisa Tikam Dada & Leher Sendiri, Temuan dari Dokter Ini yang Buat Yakin Polisi

Dalam hal ini jajaran Polres Muarojambi beserta Unsur Forkopimda Muarojambi harus siap siaga dalam mengantisipasi dan penanggulangan karhutla.

"Terutama dalam penegakan hukum terhadap pelaku atau pemilik usaha yang sengaja membiarkan atau menyebabkan terjadinya karhutla, untuk itu Polres Muarojambi telah bekerja sama dengan Forkompimda menangani pencegahan karhutla di Muarojambi," jelasnya, Minggu (26/7/2020).

Ia juga menyampaikan terkait untuk pencegahan karhutla di titik rawan yang ada di Provinsi Jambi, pihak kepolisian telah luncurkan Pengunaan aplikasi Asap Digital dengan bantuan monitoring CCTV yang diletakkan di Tower milik Telkomsel untuk memonitoring Kahutla.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Seponjen Budiman menanyakan bagaimana solusi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar

Pertanyaan tersebut langsung ditanggapi oleh kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto masyarakat boleh membersihkan lahan untuk bercocok tanam dengan dibakar, pada prinsipnya perhatikan kondisi di lokasi.

"Pembersian rumput dan semak belukar dikumpulkan atau ditumpuk dan dibakar secara berangsur-angsur sedikit-sedikit sekaligus diawasi dan dijaga agar api tidak membesar dan merembet ke lokasi yang dapat menimbulkan Karhutla," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved