Berita Internasional

Detik-detik Pesawat China Usir dan Pecundangi Pesawat Pengintai Amerika yang Dekati Wilayah Tiongkok

Detik-detik Pesawat China Usir dan Pecundangi Pesawat Pengintai Amerika yang Dekati Wilayah Tiongkok

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ilustrasi pesawat pengintai (U-2 Dragon Lady) 

TRIBUNJAMBI.COM - Kondisi semakin panas saja antara China dan Amerika Serikat.

Terbaru, terekam detik-detik pesawat China mengusir pesawat pengintai Amerika yang nekat dekati wilayah udara China.

Ketegangan ini terjadi Kamis (23/7/2020) pagi di atas perairan Selat Taiwan.

Think tank asal Beijing China, SCS Probing Initiative merilis audio yang ditangkap radio amatir berisi warning China pada pesawat pengintai Amerika yang terlalu dekat ke ruang udara China.

"This is China Naval Air Force on guard, you are approaching Chinese air domain, change your course immediately or you will be intercepted." 

"Ini pesawat Angkatan Laut China yang sedang berjaga-jaga, kamu sedang mendekati domain udara Tiongkok, segera ganti jalur atau kamu akan dicegat."

Namun banyak yang meragukan keterangan SCS Probing Initiative yang menyebut audio ini ditangkap radio amatir, mengingat penggunaan frekwensi di China tidak bebas.

Selain itu tidak dijelaskan kelanjutan peringatan ini dan jenis pesawat pengintai Amerika yang diusirnya.

SCS Probing Initiative, kerap dianggap sebagai perpanjangan tangan militer China.

China memang kerap menggunakan organ sipil untuk membantu tugasnya seperti penggunaan milisi laut di Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Lepas dari ketegangan ini, Amerika Serikat memang meningkatkan pengintaian udara di pesisir China dan Laut China Selatan hingga jumlahnya menjadi rekor baru.

Dalam sepekan terakhir saja, SCSPI  mencatat pesawat pengintai E-8C Angkatan Udara AS terlihat lebih dekat dari 100 mil laut ke pantai Provinsi Guangdong dalam empat penerbangan.

"Saat ini militer AS mengirim tiga hingga lima pesawat pengintai setiap hari ke Laut China Selatan," kata SCSPI.

"Pada paruh pertama tahun 2020 - dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi, jarak yang lebih dekat dan lebih banyak variasi misi - pengintaian udara AS di Laut China Selatan telah memasuki fase baru."

Pesawat AS telah memberanikan diri "dekat luar biasa" ke wilayah udara China beberapa kali sejak April, kata lembaga think tank itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved