Breaking News:

Realisasi DAK Fisik di Disdik Batanghari Masih 0 Persen

Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang melekat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari

tribunjambi/wahyu herliyanto
Ilustrasi kondisi sekolah. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang melekat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari di tahun anggaran 2020 masih 0 persen.

Padahal, proses memorandum of understanding (MOU) ke sekolah sudah selesai dilaksanakan, dan seharusnya Juli 2020 sudah direalisasikan.

"Sekarang ini Juli, seharusnya pencairan sudah berjalan, untuk persyaratan itu bisa dipenuhi," ujar Plt Kabid Dikdas Disdikbud Batanghari Yusfahrizal, Kamis (23/7).

Ia menjelaskan, Disdikbud Batanghari sudah melakukan Proses MOU dengan pihak sekolah. Saat ini pihak sekolah menunggu pencairan dari pusat. Seharusnya, Juli ini sudah dimulai dilaksanakan kegiatan pembanguan oleh pihak sekolah.

Yusfahrizal juga mengatakan, Selain MOU sekolah juga sudah melakukan persiapan pemantapan panitia pembangunan sekolah (P2S) yang terdiri dari kepala sekolah, bendahara dan komite.

"Saat ini hanya menunggu pencairan ke sekolah penerima manfaat bantuan DAK fisik 2020, selanjutnya akan dilaksanakan pembangunan oleh sekolah langsung," ujarnya.

Yusfahrizal membeberkan, di tahun 2020 ini DAK fisik yang akan disalurkan sebesar (±) Rp12.5 milyar lebih yang akan disalurkan untuk pembangunan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di delapan kecamatan di Kabupaten Batanghari.

"Total penerima DAK Fisik tahun 2020 ada sebanyak 57 SD Negeri dengan total anggaran Rp6,17 miliar dan 18 SMP Negeri dengan total anggaran Rp6,38 miliar, jadi total keseluruhan (±) sebesar Rp12,5 milyar DAK fisik," papar Yusfahrizal.

Perkembangan dan Arah Kebijakan DAK Fisik Tahun Anggaran 2020 menargetkan output DAK fisik sektor layanan pendidikan meliputi, rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas, rehabilitasi dan pembangunan perpustakaan sekolah, rehabilitasi dan pembangunan laboratorium dan ruang praktik siswa, rehabilitasi perpustakaan dan pembangunan sarana MCK serta pembangunan ruang UKS.

"Untuk proses pelaksanaan dilakukan dengan tiga tahap pembanguan, sesuai dengan rencana pembangunan setiap tahapannya," jelas Yusfahrizal.

Halaman
12
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved