KK Warga untuk Bungkus Cabai
Kok Bisa Ratusan Lembaran KK Tersebar di Pedagang Pasar Kuala Tungkal? Warga Takut Disalahgunakan
Hal ini lantaran dalam lembaran KK itu masih terdapat identitas lengkap pemilik KK sehingga dikhawatirkan bisa disalahgunakan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Tersebarnya ratusan lembar Kartu Keluarga (KK) warga Kabupaten Tanjabbar di pedagang itu sangat disayangkan oleh sejumlah masyarakat.
Hal ini lantaran dalam lembaran KK yang tersebar itu masih terdapat identitas lengkap pemilik KK sehingga dikhawatirkan bisa disalahgunakan.
Seperti yang dikhawatirkan oleh Wawan, warga Kelurahan Patunas ini.
• Kamis (23/7) Rupiah Menguat di Level Rp 14.595 per Dolar, Emas Antam Turun Jadi Rp 977.000 per Gram
• BREAKING NEWS Ratusan Lembar KK Warga Tanjabbar Dipakai Pedagang Pasar Tungkal untuk Bungkus Cabai
• Lowongan Kerja PT Pegadaian Menerima Mulai dari Lulusan SMA, Terakhir Pendaftaran 24 Juli 2020
Ia menyebutkan bahwa dengan tersebarnya KK lembaran ketiga dan keempat ini bisa dimungkinkan ke banyak wilayah.
"Kita sangat sangat menyayangkan. Kenapa arsip seperti ini bisa ada di masyarakat, bisa ada di kalangan penjual. Inikan tidak benar, identitas masyarakat semua tersebar," ungkapnya, Kamis (23/7/2020).
Sementara itu, terlihat dari lembaran KK ketiga dan keempat salah satu yang ada di pedagang Pasar Kuala Tungkal diketahui merupakan KK milik warga Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir.
Kata Wawan, kemungkinan karena ratusan lembaran KK ada di pedagang bukan tidak mungkin sudah tersebar ke banyak wilayah.
"Ini di tangan pedagang, dibuatnya untuk bungkus cabe atau bawang. Pembeli nya orang mana? Tentu banyak dan bisa jadi sudah ke luar wilayah Kuala Tungkal," katanya.
"Kita sangat menyayangkan, dan ini bagaimana bisa tersebar ke masyarakat yang tidak berkepentingan. Dukcapil, polisi bahkan kalau bisa usut ini," pungkasnya.
Tidak hanya di tangan pedagang, terpantau lembaran KK tersebut juga berada di tempat sampah milik pedagang.
Untuk diketahui, ratusan lembar ketiga dan keempat KK tersebut malah dijadikan oleh pedagang sebagai bungkusan dagangan. Seperti untuk membungkus cabai dan bawang.