Ekskavator untuk PETI di Batu Kerbau Diduga Milik Kades di Merangin

Persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat jenis ekskavator di Kabupaten Bungo diduga melibatkan Kepala Desa di Merangin.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
ilustrasi ekskavator 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat jenis ekskavator di Kabupaten Bungo diduga melibatkan Kepala Desa di Merangin.

Dugaan alat berat milik Kades Batang Kibul, Nizar beroperasi di wilayah Batu Kerbau. Namun hal tersebut dibantah langsung oleh Nizar.

"Tidak ada alat ekskavator saya yang beroperasi di Batu Kerbau. Yang ada punya Iin (Kades Muara Kibul)," ujar Nizar.

Alasan Mengantar Orang Tua yang Sakit ke Medan, Mobil Desi Ternyata Dipakai Jemput Sabu 3Kg

Banyak Truk Masuk Muara Bungo, Dishub Bungo Akui Tak Bisa Tilang Pelanggar Karena Hal Ini

Kades Nizar juga mengatakan, bahwa alat berat milik Kades Muara Kibul, Indra (Iin) ada yang disewakan pada mantan Rio Dusun Baru, Kecamatan Pelepat dan beroperasi di Batu Kerbau.

"Yang menyewa itu mantan Kades (Rio) di daerah Pelepat, saya lupa namanya," jelasnya.

Meski membantah memiliki alat berat yang beroperasi di Batu Kerbau, Kades Nizar mengakui bahwa alat berat-nya melakukan aktivitas PETI di wilayah Merangin. Ia mengakui dua alat berat milik dirinya beroperasi di Batang Tabir, Kabupaten Merangin.

Ia mengaku alat berat milik adiknya dan beroperasi untuk PETI di Merangin. Meski milik adiknya, dua alat berat atas nama dirinya.

Sementara itu, Kades Muara Kibul, Indra ketika dikonfirmasi tak ada jawaban. Pesan singkat melalui pesan WhatsApp yang dikirim tribunjambi.com tidak direspon. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved