Berita Tanjab Barat
Cegah Karhutla, Awal Agustus TNI-Polri di Tanjabbar akan Duduki Wilayah Rawan Karhutla
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro usai melaksanakan rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pem
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Awal Agustus nanti, TNI-Polri di Kabupaten Tanjabbar akan menduduki wilayah-wilayah Rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro usai melaksanakan rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pemda, perusahaan dan masyarakat di Aula Mapolres Tanjabbar, Kamis (23/7/2020).
Kapolres menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan mapping terhadap wilayah-wilayah karhutla di Tanjabbar. Nantinya pada awal Agustus anggota TNI Polri akan langsung menduduki lahan tersebut sehingga diharapkan untuk mencegah adanya oknum yang memanfaatkan untuk membakar lahan.
• Kejari Merangin Siap Eksekusi Mati Tiga Terpidana Pembunuhan SAD
• Upacara HUT RI ke-75 di Tanjab Timur Tetap Dilakukan, Disbudparpora: Pesertanya Dikurangi
• Dalam Proses Pisah, Barbie Kumalasari Masih Urus Berkas Kasasi Galih Ginanjar ke Pengadilan
"Awal Agustus tim kita sudah bergerak untuk menduduki wilayah-wilayah yang rawan karhutla. TNI-Polri, pemda, instansi terkait dan pihak perushaaan. Jadi akan kita tempatkan anggota kita di sana, sehingga langsung memantau keadaan di sana," sebutnya.
Lebih lanjut disampaikan oleh Kapolres bahwa dalam rapat tersebut pihaknya telah meminta kepada seluruh perusahaan ataupun pemilik lahan perorangan untuk menyiapkan saran dan prasarana untuk mencegah terjadinya karhutla.
"Jadi kepada masyarakat jangan mencoba-coba untuk memanfaatkan kondisi musim panas pada Agustus hingga September, karena personil kita akan kita gelar. Tugas mereka itu memantau, mencegah, mematroli, kemungkinan oknum-oknum yang berniat membakar lahan," pungkasnya.