Rambut dan Tali Jenazah di Bekasi yang Baru 3 Bulan Dikubur Dicuri Orang, Makam Dibongkar

Saat melakukan olah TKP, Alim menyebut ditemukan sejumlah barang bukti seperti rambut, tali jenazah, beberapa bagian tulang jenazah yang hilang.

Editor: Duanto AS
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Suasana TPU Karang Bahagia Kabupaten Bekasi lokasi pencurian jenazah di salah satu makam. 

TRIBUNJAMBI.COM, BEKASI - Sedang heboh makam di Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, dibongkar orang.

Sebuah makam baru di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia dijarah orang.

Jenazah orang meninggal dicuri oleh orang tak dikenal.

Jangan Panik dan Salah Paham Dulu, Cek Penjelasan Menteri Soal Tunjangan Guru yang Diputus, Begini

Virus Corono di Dunia Mencapai 14,4 Juta Kasus, yang Sembuh Sudah Segini, Belum Ada Vaksin Paten?

Belum diketahui apa motif aksi pencurian yang tidak lazim tersebut.

Kasus pembongkaran makam dan pencurian jenazah ini terjadi pada Jumat (17/7/2020).

Kapolsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi, Kompol Alin Kuncoro mengatakan, diduga jenazah itu hilang dicuri orang tak bertanggungjawab.

"Iya hasil cek lokasi dan saksi, benar makam dibongkar dan jenazahnya hilang. Motifnya apa kita masih selidiki," kata Alin saat dikonfirmasi, pada Minggu (19/7/2020).

Saat melakukan olah TKP, Alim menyebut ditemukan sejumlah barang bukti seperti rambut, tali jenazah, beberapa bagian tulang jenazah yang hilang.

"Barang bukti pada cek TKP berupa kayu balok yang untuk menutup jenazah, kemudian tali kafan, rambut, tulang diduga punya jenazah," jelasnya.

Alin menuturkan jenazah yang hilang itu berinsial AP. Jenazah merupakan warga sekitar baru meninggalkan atau dimakamkan pada Maret 2020.

Lirik Lagu 12 Tahun Terindah BCL, Persembahan untuk Mendiang Suami Ashraf Sinclair, Video Klip

Dengar Lagu 12 Tahun Terindah BCL, Syahrini Sampai Menitihkan Air Mata: Sangat Menyentuh

Sampai saat ini, polisi terus mendalami kejadian tersebut termasuk motif pelaku mengambil jenazah tersebut.

"Kita belum bisa pastikan motifnya gimana, masih diselidiki dan kita dalami," tutur dia.

Adapun kronologisnya, kata Alin, jenazah diketahui oleh saksi yang hendak memancing di sekitar pemakaman.

Saksi itu melihat makam dalam keadaan terbongkar dengan papan nama terlepas.

"Dari masuk laporan ke kami, dan langsung ke lokasi olah TKP dan periksa saksi-saksi," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan kejadian pembongkaran makam bukan hanya sekali saja.

Pada Kamis, 16 Juli 2020 lalu juga makam milik R dibongkar oleh orang tak bertanggungjawab. Akan tetapi jasadnya masih ada tidak hilang.

"Yang R ini diketahui berantakan oleh ahli waris. Tapi jasadnya masih ada. Terlihat bekas galian juga," tandasnya.

Jenazah di dalamnya juga tidak ada alias hilang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved