Identitas Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Mulai Terkuak, Ada Sidik Jari Ditemukan

Tewasnya jurnalis yang merupakan editor di stasiun televisi Metro TV sempat menghebohkan

Editor: Nani Rachmaini
(Warta Kota/Rizki Amana
Suci Fitri Rohmah (24), kekasih Yodi Prabowo (26) saat ditemui usai pemakaman 

TRIBUNJAMBI.COM -

Tewasnya jurnalis yang merupakan editor di stasiun televisi Metro TV sempat menghebohkan, dan kini mulai terkuak kasusnya.

Akhirnya ada titik terang pembunuhan Editor Metro TV, Polda Metro Jaya dapat sidik jari di benda ini.

Upaya polisi mengungkap kasus pembunuhan Editor Metro TV Yodi Prabowo mulai menemukan titik terang.

Sebelumnya, anjing K9 mengendus senjata tajam yang diduga digunakan menghabisi nyawa Yodi Prabowo.

Kini, Polda Metro Jaya merilis penemuan sidik jari pada senjata tajam yang mungkin digunakan pelaku membunuh Editor Metro TV, tersebut.

Geger Makam Dibongkar, Pelaku Tinggalkan Rambut dan Gigi, Ini Kata Keluarga Korban

HP Murah Samsung Galaxy A01 Core Diluncurkan, Internal Bisa Sampai 512 GB, Harga di Bawah Sejuta

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan perkembangan terbaru dari kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo.

 Hasil Manchester United vs Chelsea Semifinal Piala FA, The Blues Melaju ke Final Hadapi Arsenal

 Daftar Stadion Sementara Liga 1 2020 Selama Pandemi Covid-19, Bakal Digelar Mulai Tanggal Ini

Dilansir dari tayangan YouTube KompasTV, Sabtu (18/7/2020), Yusri Yunus mengatakan sudah ada titik terang terkait misteri kematian Yodi Prabowo.

Yakni melalui sidik jari di pisau yang berada di lokasi kejadian yang kemungkinan digunakan untuk membunuh Yogi.

Dikatakannya bahwa dalam mendalami kasus tersebut, tim penyidik sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 29 orang saksi.

Selain memeriksa saksi, juga mengumpulkan bukti-bukti penguat, seperti barang-barang yang berada di TKP hingga melihat tayangan CCTV yang ada di sekitar.

Termasuk satu di antaranya benda yang ditemukan di TKP dan bisa menjadi kunci adalah pisau yang kemungkinan digunakan untuk menghabisi Yogi.

Dikatakannya bahwa pisau tersebut sudah diserahkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk dilakukan pemeriksaan mengenai sidik jari yang menempel di pisau tersebut.

Dikatakannya sudah ada titik terang mengenai pemeriksaan sidik jari yang dilakukan di Labfor.

Meski begitu, masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut untuk benar-benar memastikan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved