New Normal
Pekerja Jasa Wedding Gelar Simulasi, Proses Pernikahan di Masa New Normal
Gabungan Pekerja Jasa Wedding se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melakukan simulasi pelaksanaan wedding.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Gabungan Pekerja Jasa Wedding se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melakukan simulasi pelaksanaan wedding.
Hal ini dilakukan sebaga bentuk penerapan menuju new normal bagi masyarakat yang ingin melaksanakan resepsi pernikahan.
Adapun kegiatan simulasi ini dihadiri oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tanjabbar, Ketua DPRD, Mulyani Siregar, dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemkab Tanjabbar, Muhammad Arif.
Turut juga hadir Kepala BPBD, Zulkifli, Kapolres diwakili Kabag Ops Polres Tanjabbar, Kompol Iswandi.
Kabag Ops Kompol Iswandi menyebutkan, pelaksanaan simulasi tersebut sebelumnya telah berkoodinasi dengan pihak Polres. Bahkan sebelumnya juga telah dilakukan rapat koordinasi terkait dengan pelaksanaan simulasi ini.
"Kita merespon dari beberapa kali permintaan dari jasa menyikapi kondisi new normal. Menyikapi itu, kita memberikan peluang dengan kemungkinan akan diberikannya kelonggaran bagi mereka yang akan melaksanakan kegiatan hajatan namun tetap mengikuti protokol kesehatan," sebut Kompol Iswandi.
Lebih lanjut disampaikan, sebelum pelaksanaan simulasi ini pihaknya juga telah memberikan arahan terkait penerapan protokol kesehatan. Kata Kabag Ops, berdasarkan hasil tinjauan dari simulasi tersebut, penerapan protokol sudah berjalan dengan cukup baik.
"Hasilnya sudah cukup baik, dan mudah-mudahan nanti dari tim gugus tugas mengeluarkan petunjuk-petunjuk, bagaimana pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan, ketika ada masyarakat yang menginginkan acara hajatan," sebutnya.
Ranperda Protokol Kesehatan untuk Hajatan
PEMKAB Tanjabbar tengah membuat peraturan daerah terkait aturan protokol kesehatan untuk kegiatan mengumpulkan orang banyak termasuk pelaksanaan resepsi pernikahan.
Hal ini diungkapkan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemkab Tanjabbar, Muhammad Arif usai menghadiri pelaksanaan simulasi pelaksanaan resepsi pernikahan di Jalan Panglima Haji Saman, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Rabu (15/7).
"Kegiatan simulasi ini tindak lanjut dari kegiatan di Mapolres kemarin. Jadi mereka membuktikan keseriusan mereka kemarin. Kalau kita melihat kondisi hari ini maka mereka bisa melaksanakan resepsi pernikahan ini dengan menerapkan protokol kesehatan, ini sambil menunggu pembuatan Ranperda terkait hal itu," terangnya.
Namun, ada kekhawatiran tersendiri yang diungkapkan Muhammad Arif. Katanya, jika pelaksanaan protokol kesehatan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak jasa wedding dirinya meyakini bisa terlaksana dengan baik.
"Cuma kita khawatir tuan rumah, apabila tuan rumah menyerahkan sepenuhnya kepada WO saya yakin itu bisa--melaksanakan protokol kesehatan dengan baik--cuma kita khawatir tuan rumah ini bentuk panitia sendiri, dan mengundang orang di luar kampung kita," ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikannya, jika dalam pelaksanaan resepsi pernikahan untuk protokol kesehatan dilakukan dengan baik, maka pemerintah daerah tidak mungkin melarang pelaksanaan resepsi tersebut.