Karyawan BUMN Buang Anaknya di Tengah Hutan, Kini Keadaan Mengenaskan Usai Digondol Anjing!
Lantaran sang jabang bayi tak dikubur dalam, akhirnya jasad bayi malang itu ditemukan warga dalam keadaan mengenaskan.
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang ibu bukannya menyayangi, malah membuang anaknya ke tengah hutan.
Bahkan ibu di Tasikmalaya ini tega membuang janin yang dikandungnya di tengah hutan.
Wanita berinisial AN (20) yang bekerja sebagai karyawan keuangan di salah satu perusahaan BUMN ini akhirnya diamankan polisi.
Mengutip dari Kompas.com pada Jumat (17/7/2020), AN diketahui bekerja di salah satu perusahaan BUMN, tepatnya di PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
• Jessica Iskandar Ngaku Sempat Ingin Bunuh Diri saat Hamil El, Dijanjikan Ini oleh Ludwig Waldburg
• Tak Mau Zack Lee Hamili Wanita Lain, Nafa Urbach Sempat Siapkan Ini: Aku Masukin Kondom di Tas Dia
• Pilihan Kode Redeem Free Fire Bulan Juli 2020 - Selain Bundla Plague Doctor Juga Ada Hadiah
• Promo JSM Alfamart & Indomaret 17-19 Juli 2020 - Minyak Goreng, Beras, Kebutuhan Rumah Tangga, Snack
Mulanya, AN diketahui telah melahirkan bayinya secara mandiri di dalam toilet kantor.
Setelah sang bayi lahir, AN membiarkan anaknya tergeletak di lantai toilet hingga tewas.
Setelah memastikan sang buah hati tak lagi bernafas, AN langsung memasukkan anaknya ke dalam kantong plastik.
AN bahkan memasukkan jasad buah hatinya ke dalam tas sebelum membuangnya ke tengah hutan.
Menurut keterangan pihak berwajib, AN diketahui telah melahirkan pada Senin (13/7/2020) dan membuang sang bayi pada keesokan harinya Selasa (14/7/2020).
Kepada polisi, AN mengaku telah menguburkan bayinya di area hutan di sekitar perkampungan di daerah Parungponteng.
Lantaran sang jabang bayi tak dikubur dalam, akhirnya jasad bayi malang itu ditemukan warga dalam keadaan mengenaskan.
Sebab, makam sang jabang bayi rupanya di gali seekor anjing dan jasadnya dicabik-cabik.
Keberadaan bayi malang itu, pertama kali diketahui oleh seorang warga desa sekitar bernama Rahman.
Menyaksikan jasad bayi dalam keadaan yang sangat mengenaskan, Rahman akhirnya memanggil warga lain berada di area sekitar.
Oleh warga sekitar, mayat bayi tersebut akhirnya diamankan dan kembali dimakamkan lebih layak.