Gaji Terlalu Rendah, DPRD Minta Bupati Tambah Insentif Honorer di Muarojambi
DPRD Muarojambi menilai gaji para pegawai honorer di Kabupaten Muarojambi masih dibawah kewajaran dengan apa yang mereka kerjakan.
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI- DPRD Muarojambi menilai gaji para pegawai honorer di Kabupaten Muarojambi masih dibawah kewajaran dengan apa yang mereka kerjakan.
Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Muarojambi Fraksi PDI-P Usman Khalik. Dirinya mengatakan dengan kecilnya gaji honorer di Muarojambi tidak mencukupi dan tidak sepadan buat kebutuhan mereka, seperti tenaga kesehatan dan para guru.
"Jika kita bandingkan tidak sepadan apa yang mereka kerjakan,seperti tenaga kesehatan, mereka pertaruhkan itu nyawa seseorang, dan pertaruhkan kesehatan mereka juga, apa lagi dampak Covid-19 saat ini, jadi kita harus menghargai dengan layaklah," terang Usman Khalik, Jumat (17/7/20).
• VIDEO Detik-detik Catherine Wilson Ditangkap Polisi, Kasus Narkoba
• Menunggu Rekomendasi PDIP, Cek Endra Harus Sabar hingga Minggu Depan
Ia juga menyebutkan jika enam ribu per jam dihitung selama 24 jam dikalikan sebulan mereka cuma menghasilkan Rp 600, menurutnya untuk gaji honorer yang layak diterima ialah Rp1,5 juta perbulannya.
"Kami minta pada Bupati dan Kepala TAPD, untuk bisa menambahkan anggaran Insentif pada guru-guru honorer dan tenaga kesehatan berdasarkan tingkatan-tingkatan mereka," sebutnya.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)