22 BUMdes di Tanjabtim Vakum, Dinas Terkait Akan Evaluasi Besar-besaran
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), akan mengevaluasi 51 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), akan mengevaluasi 51 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Tercatat di Kabupaten Tanjabtim ada sebanyak 73 Desa, dimana 51 BUMDes diantaranya sudah disertai pernyataan modal, sementara 22 sisanya masih vakum.
"Dalam waktu dekat ini kita mau menginventarisir kembali BUMDes yang ada. Karena infonya banyak yang stagnan," kata Kepala Dinas PMD Tanjabtim, Berilyan melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Zulpahmi.
Dijelaskannya, pihaknya akan melakukan evaluasi dan monitoring, dengan menindak lanjuti pembinaan terkait persoalan masing-masing BUMDes.
• BREAKING NEWS Fachrori Umar Mundur dari Partai Nasdem
• Satu PPDP KPU Bungo Mengundurkan Diri, Ternyata Ini yang Jadi Penyebabnya
• Syafboni : Rekomendasi Bapilu Itu Ada Penugasan Partai
Setiap tahun PMD berupanya meningkatkan manajemen pengelolaan keuangan BUMDes.
"Untuk mengetahui lebih jauh perkembangan, kemajuan maupun kesulitan BUMDes, kami harus turun ke lapangan. Karena pandemi wabah Covid-19 kegiatan Bintek tidak diadakan," jelasnya.
Dia menyebutkan, maju mundurnya BUMDes melihat dari potensi yang terdapat di desa, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Selain itu lembaga BUMDes pun harus kuat, pengurus benar kompeten, dan jangan tunjuk pengurus dasar keluarga dan kelompok tertentu.
"Bila ini sudah dapat dilaksanakan dengan baik, Insya Allah BUMDes dapat berjalan dan tumbuh dengan baik," sebutnya.
Dikatakannya pula, sejauh ini beberapa BUMDes sudah berkontribusi terhadap desa, seperti BUMDes Sidomukti, Rantau Karya, Sungai Toman, Rantai Rasau II, Mencolok dan Pematang Rahim. (usn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bumdes_20180405_205715.jpg)