Virus Corona

Kronologi Ratusan Perwira Secapa AD Positif Covid-19, Berawal Dari Perwira Yang Berobat Sakit Bisul

Berikut ini kronologi penemuan kasus Covid-19 di Secapa AD. Kasus ini terungkap setelah ada dua perwira siswa yang berobat ke RS.

Editor: Rahimin
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Suasana upacara Prasetya Perwira Pasis Diktukpa gelombang II dan Diktukpasus TNI AD TA 2017 di lapangan Wiradhika Secapa AD (Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat) di Cidadap, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/11/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM - Data terbaru pasien positif Covid-19 di Secapa AD berjumlah 1.280 orang.

Tterdiri dari 991 perwira siswa, dan 289 staf atau anggota, serta keluarga dari Secapa AD.

Berikut ini kronologi penemuan kasus Covid-19 di Secapa AD. Kasus ini terungkap setelah ada dua perwira siswa yang berobat ke rumah sakit.

Satu prajurit mengalami bisul sementara prajurit lain ada keluhan di tulang belakang.

Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat ( Secapa AD) di Jalan Hegarmanah, Kota Bandung, menjadi klaster baru kasus Covid-19 di Jawa Barat.

Pasien Positif Covid-19 Sudah 74.018 Orang, Angka Pasien Sembuh Mencatat Rekor

Sudah Ditetapkan Pemerintah, Ini Besaran Uang Pensiun PNS, Bisa Mencapai Rp 4 Juta Lebih

4 Kabupaten di Jambi Zona Hijau, Nadiem Makarim Membolehkan Untuk Belajar Tatap Muka 13 Juli

Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral TNI Andika Perkasa menjelaskan, kasus Covid di Secapa AD ditemukan dari ketidaksengajaan, yakni ketika dua perwira Secapa AD berobat di Rumah Sakit Dustira, Cimahi.

"Jadi tepatnya dua pekan lalu adalah laporan pertama dari komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat kepada saya hari Sabtu juga. Diawali dari ketidaksengajaan sebenarnya. Jadi ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Rumah Sakit Dustira itu adalah rumah sakit Angkatan Darat terbesar di Jabar, ada di kota ini," ujar Andika saat konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020).

Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal Andika Perkasa mendatangi Secapa AD di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/7/202).
Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal Andika Perkasa mendatangi Secapa AD di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/7/202). (Tangkapan Layar via Kompas.com)

"Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka di swab dan positif," kata Andika menambahkan.

Hari itu juga, Andika mengirimkan alat rapid test dari Jakarta agar seluruh siswa Secapa AD diperiksa.

Saat itu rapid test yang dikirim berjumlah 1.250 karena jumlah siswa Secapa ada 1.198.

Ini Panduan Lengkap Kemenag Soal Melaksanakan Salat Idul Adha Tahun Ini di Tengah Pandemi Covid-19

Ditawar Rp 600 Juta Demi Melayani,Luna Maya Akui Pernah Didekati Ketua DPRD hingga Gubernur: Banyak!

Petahana Ingat Ini, Ketua KPK Imbau Jangan Dompleng Bantuan Sosial Covid-19 Untuk Pencitraan

Namun, karena pertimbangan di Secapa juga ada para pelatih yang setiap hari berinteraksi dengan para siwa, maka diputuskan mengirim 1.400 alat rapid test.

Setelah siswa dan staf anggota pelatih di Secapa AD mengikuti rapid test, hasilnya ada sekitar 187 orang yang reaktif virus corona.

"Dari situ kita ingin yakinkan, kita lakukan swab. Saya kirim VTM kepada Kakesdam. VTM itu adalah alat untuk swab. Nah, saya kirim kemudian dilakukan swab, dilakukan tes di laboratorium PCR dari situlah akhirnya ditemukan," ujar dia.

Saat itu 30 orang positif langsung dirawat di rumah sakit. Mereka masuk dalam kategori ringan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved