Berpeluang Besar dan Cocok Jadi Capres 2024, Erick Thohir: Saya Rasa Enggak, Bukan Orang Jawa

Oleh karenanya secara hitung-hitungan, Erick Thohir merasa kecil kemungkinannya untuk bisa mendapatkan banyak dukungan.

Editor: Tommy Kurniawan
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Menteri BUMN Erick Thohir 

"Ya sama kaya di Amerika juga presiden perempuan susah banget," terangnya.

"Kalau kita lihat presiden di China pun, kebanyakan dari suku apa saya lupa, kan 80 persen di China itu dari suku apa (Suku Han-red)," jelas Erick Thohir.

"Itu sih hal yang memang seperti itu."

Oleh karenanya, Erick Thohir mengaku tidak berharap banyak untuk kemungkinan tersebut.

Menurutnya, untuk saat ini fokusnya hanyalah bagaimana bisa menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN.

"Ngapain kecentilan, kerjaan ini aja belum tentu tuntas, belum tentu selesai," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 6.23

Ngaku Banyak yang Berusaha Menjegalnya di BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan banyak upaya untuk memberi stigma buruk pada dirinya.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Jumat (10/7/2020).

Diketahui Erick Thohir berupaya merampingkan BUMN dan perusahaan yang bernaung di bawahnya.

Langkahnya yang kontroversial tersebut kemudian menuai sorotan publik.

Erick mengaku ada beberapa pihak yang berusaha menjatuhkan sepak terjangnya di BUMN.

"Silakan saja buktikan kalau saya yang menggerakkan. Ada bansos (bantuan sosial) yang ada foto saya, silakan buktikan," ungkap Erick Thohir.

Ia menyebutkan isu pemberian bansos atas nama Erick Thohir tersebut sudah diklarifikasi oleh timnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved