Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Viral Postingan Monas Tenggelam, Ribuan Orang Retweet, Apa Arti Sebenarnya?

Sebuah unggahan menampilkan poster Monumen Nasional (Monas) yang tenggelam menjadi ramai diperbincangkan di media sosial pada Jumat (3/7/2020).

Editor: Duanto AS
twitter.com/morninglatte_
Viral Monas tenggelam. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah unggahan menampilkan poster Monumen Nasional (Monas) yang tenggelam menjadi ramai diperbincangkan di media sosial pada Jumat (3/7/2020).

Adapun pihak pengunggah yakni akun Twitter bernama Niel, @morninglatte_.

"Kalau masih buang sampah sembarangan," tulis Niel dalam twitnya.

Dalam poster tersebut, suasana yang tergambar gelap dan suram.

Poster yang memvisualisasikan Monas tenggelam ini telah disukai sebanyak lebih dari 50.200 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Tak lama setelah itu, Niel pun kembali mengunggah poster Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang tenggelam pada Sabtu (4/7/2020).

"Kalo lebih mentingin pariwisata daripada lingkungannya," tulis Niel dalam twitnya.

Respons terhadap unggahan kedua ini pun cukup tinggi dengan lebih dari 10.000 re-twit dan lebih dari 41.400 kali akun menyukai poster GWK tenggelam.

Selain itu, pada dua poster tersebut tertulis angka 2102 dan nama wilayah di mana terdapatnya Monas dan GWK.

Lantas, apa makna poster monas dan GWK tenggelam?

Pengunggah sekaligus designer poster, Otniel Yurotama Levy Hutabarat mengungkapkan, caption yang ada pada twitnya merupakan gambaran dari permasalahan tiap kota atas ketidaksadaran manusia.

"Sebenarnya caption-nya cuman gambaran dari problem utama kotanya masing-masing. Contohnya, Jakarta, dengan problem sampah berserakan, dan Bali dengan kondisi lingkungan yang terusik karena pariwisata," ujar Niel saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Foto Buku Tahunan SMA Nicholas Saputra Jadi Trending Topic Twitter, Lebih Ganteng dari Sekarang

Selain Descendants of The Sun, Berikut Drama Korea dan Sitkom yang Pernah Dibintangi Onew SHINee

Menurutnya, permasalahan tersebut secara universal memang dkarenakan global warming atau pemanasan global atas ketidaksadaran manusianya sendiri.

Permafrost adalah lapisan tanah beku yang kian terancam mencair akibat perubahan iklim dan pemanasan global.

Ia juga membeberkan bahwa dirinya telah membuat poster Tugu Kujang di Bogor yang juga tenggelam, sama seperti dua bangunan ikonik sebelumnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved