Asusila

Lolos dari Percobaan Pemerkosaan, Ternyata Emak-emak Ini Hanya Gunakan Kalimat Sederhana Ini!

Peristiwa percobaan pemerkosaan dialami soerang emak-emak di Batam, beruntung ia lolos.

Editor: Heri Prihartono
ISTIMEWA
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNJAMBI.COM, BATAM - Peristiwa  percobaan pemerkosaan dialami soerang emak-emak di Batam, beruntung ia lolos.

Bagaimana bisa emak-emak itu lolos dari cobaan pemerkosaan ternyata ini yang dilakukannya.

 

Kapolsek Sekupang AKP Yudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus percobaan pemerkosaan terhadap seroang ibu 4 anak di Sekolah tersebut.

"Memang ada kejadiannya tadi, itu dugaan pemerkosaan, begitu pengakuan korban kepada penyidik," sebut Yudi menjelasakan, Selasa (7/7/2020) malam seperti dilangsir tribunbatam.id (Tribunjambi network).

Hasil Liga Inggris - Susah Payah Taklukan Crystal Palace 3-2, Chelsea Pangkas Jarak dengan MU

Pelaku berinisial HH sudah diamankan polisi, dan pelaku juga sudah berniat untuk memperkosa korban.

Beruntung korban bisa mengalihkan perhatian pelaku dengan berpura-pura untuk menutup pintu.

Disanalah korban berhasil lolos dari nafsu bejat pelaku.

"Saya bilang kalau saya juga pingin, kemudian saya pura-pura untuk nutup pintu, disana saya bisa teriak kalau saya diperkosa," sebutnya.

SEDANG TAYANG! Laga Seru Liga Italia AC Milan Vs Juventus Tonton di Streaming beIN Sports 2/RCTI

SMA 1 Batam gempar

Peristiwa pelecehan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 1, Sekupang (07/07/2020) siang membuat pihak sekolah sontak kaget.

Pasalnya, petugas sekolah yang bekerja saat itu tengah melayani pengaduan orang tua terkait permasalahan PPDB di gedung lantai dua.

Gedung lantai dua itu merupakan posko layananan pengaduan PPDB SMAN 1 Batam.

Sementara lokasi peristiwa pelecehan tepat disamping gedung itu, di ruang olahraga SMANSA.

Wakil Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batam, Bidang Sarana dan Prasarana, Hanafi mengaku heran.

"Saya tidak tau ada kejadian itu, saya bersama panitia PPDB lainnya hanya fokus melayani pengaduan orang tua yang anaknya tidak masuk dalam PPDB," ujar Hanafi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved