Breaking News:

Hobi Gowes Mewabah di Jambi, tapi Semestinya Ikuti Aturan Lalu Lintas

Satu di antaranya, Rio mengaku ikut-ikutan menjajal hobi kekinian itu. Dia mulai ikut tren gowes karena melihat beberapa temannya asyik mengayuh seped

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/mareza
Dua di antara pesepeda (Turiman sebelah kanan, dan temannya) tengah berpose di sekitaran Tugu Keris Siginjai, Minggu (5/7/2020). Bersepeda kini jadi tren baru yang diminati masyarakat Jambi 

Berharap Difasilitasi Pemerintah

Ramainya orang-orang bersepeda ternyata memunculkan polemik baru di tengah masyarakat.

Beberapa waktu terakhir media sosial diramaikan dengan unggahan para pesepeda yang tidak memperhatikan protokol kesehatan dan aturan lalu lintas.

Di beberapa unggahan tersebut dikeluhkan, pesepeda menyerobot jalur kendaraan lain, juga melaju lebih dari satu lini.

Minibus dari Padang Tujuan Bungo Hantam Tiang Listrik, Sopir dan Satu Penumpang Luka Ringan

Maraknya Pasar Liar tak Berizin yang Beroperasi di Kota Jambi, Pemkot Bakal Lakukan Penertiban

Ricuh Saat Organ Tunggal, Warga Pasir Putih Diduga Ditikam Oknum Ormas

Turiman menilai, perilaku seperti itu tidak semestinya dilakukan pesepeda dalam berlalu lintas.

"Semestinya kita memang mengikuti peraturan lalu lintas," ujarnya.

Alasannya, kata dia, untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Apa lagi di tengah booming-nya gaya hidup bersepeda ini, yang bukan hanya terjadi di Kota Jambi, tapi juga di pelbagai daerah lainnya.

Dia berharap, pemerintah dapat memberikan fasilitas buat pesepeda, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pesepeda dan pengguna jalan lainnya.

"Bisa dibuat seperti jalur khusus pesepeda, sehingga nanti lebih tertib," harapnya.

Dia juga berharap bersepeda tidak hanya jadi angin-anginan, sebab di sisi lain, bersepeda juga baik untuk kesehatan.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved