Breaking News:

Imbas Pandemi Covid-19, Permintaan Hewan Kurban di Jambi Menurun

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi mulai memantau kebutuhan dan persediaan ternak serta kesehatan hewan kurban.

TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI
Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Batanghari melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di Pasar Ternak Muara Bulian, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 H / tahun 2020, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi akan memantau kebutuhan dan persediaan ternak serta kesehatan hewan yang akan menjadi hewan kurban.

Hewan kurban yang dipantau adalah ternak sapi, kerbau dan kambing. Akan tetapi kebutuhan akan hewan kurban pada tahun ini diperkirakan tidak mengalami peningkatan bahkan cenderung menurun daripada tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut sangat dipengaruhi oleh wabah pandemi covid-19 yang mengakibatkan melemahnya daya beli masyarakat. Penurunan permintaan akan hewan kurban diperkirakan sebesar 25% dari pada tahun yang lalu.

Intens Komunikasi dengan Dua Partai Besar, Fasha Siap Beri Kejutan

VIDEO Tiktok Emak-emak Joget di Jembatan Suramadu Berbuntut Panjang, Sekarang Malah Dicari Polisi

Kebutuhan terbesar hewan kurban adalah ternak sapi, selanjutnya kambing dan kerbau.

Pada tahun 2020 kebutuhan hewan kurban jenis sapi untuk untuk Provinsi Jambi diperkirakan sebanyak 6.275 ekor, sementara untuk kerbau sebanyak 645 ekor dan Kambing sebanyak 3.080 ekor.

Stok ternak di pedagang untuk Idul Adha tahun ini diperkirakan cukup. Dua minggu menjelang hari Raya, pedagang mulai mendatangkan ternak dari luar Provinsi.

"Stok ternak pada saat ini di pedagang diperkirakan akan mencukupi kebutuhan akan hewan kurban," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Akhmad Maushul, Sabtu (4/7/2020).

Selain pedagang besar, pedagang-pedagang kecil juga akan mempersiapkan stok untuk Hari Raya Idul Adha di tambah lagi dengan ternak yang siap jual pada peternak yang ada di Provinsi Jambi.

Selain itu kata Maushul, kesehatan hewan kurban juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan agar hewan kurban bebas dari penyakit. Sapi-sapi yang berasal dari luar provinsi telah mendapat surat kesehatan hewan dari Dinas setempat.

Pada saat sapi sudah berada di Provinsi Jambi, secara berkala dokter hewan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved