Breaking News:

Pengurus DPC PDI Perjuangan Bungo Mendadak Temui Kapolres Bungo, Ini Yang Mereka Bicarakan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bungo menyambangi Polres Bungo, Jumat (3/7/2020) siang.

tribunjambi/darwin sijabat
Kunjungan PDI Perjuangan Bungo yang dipimpin Gusriyandi Rifai selaku ketua DPC disambut Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bungo menyambangi  Polres Bungo dalam mendukung pengusutan pelaku intoleransi dengan membakar bendera beberapa waktu lalu di depan gedung MPR RI.

Kunjungan PDI Perjuangan yang dipimpin Gusriyandi Rifai selaku ketua DPC Bungo disambut Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2020) siang.

Gusriyandi menyampaikan selain ajang silaturahmi, tujuan kedatangannya sebagai pernyataan sikap untuk mengusut tuntas ujaran kebencian pembakaran bendera PDI Perjuang yang dilakukan sekelompok orang.

BREAKING NEWS Tolak RUU HIP, Ribuan Orang Demo di Depan Gedung DPRD Provinsi Jambi

UPDATE Kasus Positif Covid-19 Sudah Lewat Angka 60.000, Hari Ini Bertambah 1.301 Orang

Erick Thohir Sebut Korupsi di BUMN Merajalela, Ngaku Akan Ambil Langkah Tegas Ini dan Tak main-main

Sebagaimana diketahui bendera PDI Perjuangan pada 24 Juni 2020 lalu dibakar oleh sekelompok orang di depan Gedung MPR RI.

"Kedatangan kami meminta Polres untuk menuntaskan permasalahan pembakaran bendera PDI Perjuangan," ujarnya.

Dikatakan Gusriyandi, pembakaran bendera yang merupakan simbol partai tidak bisa diterima. Terlebih dengan adanya tudingan PDIP identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Kunjungan PDI Perjuangan yang dipimpin Gusriyandi Rifai selaku ketua DPC Bungo disambut Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2020).
Kunjungan PDI Perjuangan yang dipimpin Gusriyandi Rifai selaku ketua DPC Bungo disambut Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2020). (tribunjambi/darwin sijabat)

“Tuduhan tidak berdasar. Kami punya agama, dan kami berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa dan Berideologi Pancasila,” tegasnya.

Tak cuma itu, PDI Perjuangan juga ingin dibuktikan apakah benar oknum yang membakar bendera adalah penyusup seperti disebutkan para pihak tertentu atau malah bagian dari massa.

“Kunjungan kita ke Polres ini kami dari DPC PDI perjuangan tidak lain adalah menyatakan pernyataan sikap terhadap pembakaran bendera partai PDIP perjuangan.

Jadi kami mendukung Polri untuk mengusut tuntas ujaran kebencian yang sudah menindas partai yang sah dimata undang-undang dan ideologi yang dipastikan adalah ideologi Pancasila.

Sejak 2015 Pemuda Ini Rudapaksa Adik Kandungnya Sendiri hingga Hamil, Berawal dari Nonton Film Porno

Nasib 2 Pegawai Starbucks Jakarta Utara yang Intip Payudara Pelanggannya dari CCTV, Langgar UU ITE

Sementara itu kepada para kader dan simpatisan partai diharapkan untuk berdisiplin dan mengedepankan persaudaraan dan rekonsiliasi.

"Kepada seluruh kader dan simpatisan untuk menahan diri dan tidak terprovokasi," imbaunya.

Sementara itu Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji menyampaikan terima kasih kepada partai yang sudah mau melaporkan ke kami terkait permasalahan beberapa hari lalu.

Penulis: Darwin
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved