Breaking News:

unik

Indonesia Tanah Pertempuran, Puing Kapal Jerman Perang Dunia II Ditemukan di Laut Jawa

Indonesia adalah terra bellica (tanah pertempuran) karena kabarnya pertempuran akhir PD II itu di Balikpapan saat tentara-tentara Australia menyerang.

National Geographic Indonesia
Cawan yang berhasil ditemukan oleh tim arkeolog di repihan U-Boot di dasar Laut Jawa. Cawan berlabel simbol Nazi buatan Rieber Mitterteich 1941. 

Terhitung 2300 pelaut AS gugur dalam pertempuran itu. Menariknya, perang itu juga melibatkan orang-orang bersuku jawa, bugis, dan lainya.

Kemudian ada Pertempuran Selat Sunda sebagai lanjutan dari Pertempuran Laut Jawa. Kapal HMAS Perth dan USS Houston menerima perintah untuk berlayar dari Tanjung Priuk pada 28 februari untuk berlayar di Selat Sunda ke Cilacap.

Lawan China, India Makin Garang Usai Perancis Kirim Lebih Awal Jet Tempur Rafale Pesanannya

Namun naas, mereka disergap oleh armada Jepang. Pada tengah malam pada 1 maret, HMS Perth dan USS Huoston tenggelam.

"Lokasinya ada di Banten Bay, kondisinya sekarang memperlihatkan bahwa USS Huoston masih lebih baik sejak penlitian di tahun 2017.

Dibanding HMAS Perth, sekitar 70% kondisinya masih utuh," ucap Adhit (20/06/2020).

Sementara HMAS Perth, melalui penelitian yang dimulai 2014 sampai 2019 memperlihatkan kondisi yang cukup prihatin.

Karena menyisakan 40% dari total keseluruhanya.

Melalui teknologi multi beam, para peneliti melihat adanya kemungkingan lubang besar yang dilaukan oleh salvage secara ilegal.

"Walaupun masih ada rantai dan haluan yang tersisa, kami yakin terjadi ilegal salvage," ucap Adhit. 

James Hunter sedang survei di bangkai kapal HMS Perth. Ini adalah bagian dari penelitian gabungan antara Puslit Arkenas dengan Australian National Maritime Museum.
SEA.MUSEUM
James Hunter sedang survei di bangkai kapal HMS Perth. Ini adalah bagian dari penelitian gabungan antara Puslit Arkenas dengan Australian National Maritime Museum.

Laut Jawa, tepatnya dekat perairan Bawean juga menjadi kuburan bagi kapal HNMLS de Ruyter, HNMLS Java, dan Kortenaer.

Halaman
1234
Editor: Jaka Hendra Baittri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved