Demonstrasi Dokter Perawat di Jambi

Dinilai Banyak Polemik, DPRD Provinsi Jambi akan Panggil Segera Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi

Mereka protes dan menuntut agar Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi diturunkan dari jabatannya. Karena dinilai dzolim dan memotong hak mereka.

Tribunjambi/Zulkifli
Rocky Candra Wakil DPRD Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah dokter, perawat dan pegawai RSUD Raden Mattaher Jambi menggelar aksi demontrasi di gedung DPRD Provinsi Jambi.

Mereka protes dan menuntut agar Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi diturunkan dari jabatannya. Karena dinilai dzolim dan memotong hak mereka.

Tidak lama di gedung DPRD Provinsi Jambi, para perwakilan RSUD tersebut kembali untuk membuat surat penjadwalan untuk hearing kepada dewan untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Sejumlah Dokter dan Pegawai RSUD Raden Mattaher Demo di Gedung DPRD Provinsi Jambi

Inilah Deretan Menteri yang Pernah Kena Marah Presiden Jokowi karena Kinerjanya yang Tak Memuaskan

China Makin Tertekan! Amerika Serikat Nyatakan Siap Dukung ASEAN Soal Sengketa Laut China Selatan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra diwawancarai awak media di ruang kerjanya mengatakan, akan segera memanggil Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Fery Kusnadi terkait dinamika yang terjadi.

"Apalagi belum adanya prestasi dari beberapa bulan kepemimpinan dr Fery ini, kita akan coba pertanyakan dan nanti hasilnya akan kita umumkan kepada masyarakat," ujar Rocky, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut, Rocky Candra juga akan mempertanyakan persoalan hutang-hutang obat kepada rekanan yang belum dibayarkan, termasuk tuntutan beberapa perwakilan dokter, perawat dan pegawai yang instensifnya dipotong.

"Dewas rumah sakit juga ada beberapa yang agak ganjil, ini akan juga kita pertanyakan kepada rumah sakit. Harapan saya direktur selaku pemegang kekuasaan di pelayanan kesehatan harus lebih aktif dan reaktif terhadap dinamika yang terjadi, jangan selalu membuat polemik dan ciptakan prestasi," ujarnya.

Selain itu politisi muda ini menyinggung persoalan dana insentif Covid-19 bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bersentuhan langsung dengan pasien belum juga dicairkan.

"Nanti juga akan saya pertanyakan kepada Direktur rumah sakit, karena kemarin serapan anggaran Covid-19 serapan nya nol. Kita tanya perkembangannya seperti apa, mudah-mudahan dalam Minggu ini sudah ada keterangan resmi dari RSUD," jelasnya.

Menurutnya, Pemprov Jambi harus lebih tanggap terhadap isu-isu terkini, juga terkait dengan program Jambi tuntas di penghujung kepemimpinan bapak Fachrori Umar, harus lebih peka dan mengambil sikap keputusan terbaik untuk masyarakat provinsi Jambi.

Rocky juga menyampaikan pihaknya dari perwakilan rakyat tentu akan selalu merespon apapun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Provinsi Jambi, baik di dunia kesehatan, sosial maupun Pendidikan.

"DPRD Provinsi Jambi siap menerima dan siap memfasilitasi untuk kebaikan Provinsi Jambi," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved