Virus Corona

Pasien Positif Covid-19 di Sarolangun Ada Yang Stres, Dirawat Hampir Dua Bulan Belum Sembuh Juga

Sudah kurang lebih dua bulan, pasien-pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sarolangun dirawat.

tribunjambi/wahyu herliyanto
dr.Ozi Purna, selaku dokter penanggung jawab pasien positif Covid-19 Sarolangun 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sudah kurang lebih dua bulan,  pasien-pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sarolangun dirawat. Saat ini, mereka masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Sarolangun.

Empat pasien yang positif dan masih dalam perawatan paling lama 66 hari. Pasien yang paling lama adalah pasien 01, ibu AZ (55).

dr Ozi Purna, selaku dokter penanggung jawab pasien positif Covid-19 Sarolangun menyatakan, semua pasien masih menjalani protokol tata laksana Covid-19.

Muncul ke Publik, Putri Cantik John Kei Kaget Apa Yang Sudah Dilakukan Papanya

Pasien 05 Positif Corona di Kuala Tungkal Biaya Perawatannya Rp 200 Juta, Klaim Rumah Sakit ke BPJS

PAN Tegaskan Tak Mau Koalisi Dengan Parpol Pengusung Calon Kepala Daerah Mantan Pecandu Narkoba

Semua yang dikerjakan di RSUD, seperti  obat dan terapinya berdasarkan protokol covid-19. "Yang kami berikan azitromisin atau antibiotik, oshertavimin, suplemen, anti virus, anti biotik," katanya.

Selain itu, setiap harinya dari pemberian obat dan makanan dan gizi sudah sesuai standar, dan alat pelindung diri (APD) sekali pakai. "Ngantar obat dan makanan, minimal tiga kali sehari. Pakai APD sekali pakai," ujarnya.

Ia juga menjelaskan tentang perawatan pasien yang sudah berbulan-bulan tak juga kunjung sembuh.

Menurutnya, dalam masa inkubasi virus tersebut dan jangka kesembuhan virus corona ini sangat bervariasi.

Virus corona ini bervariasi, ada yang masa inkubasi dua sampai tiga minggu pasien itu sembuh. Ada juga paling lama tiga bulan, baru dinyatakan sembuh.

Korban Salah Tangkap Anggota Polres Merangin Masih Kesakitan, Padahal Sudah Dibawa Berobat ke Jambi

Dapat Kiriman Foto, Gadis di Palembang Ini Marah Besar hingga Lapor Polisi Ternyata Ini Sebabnya

Ludahi Mangkuk Sebagai Penglaris, Begini Nasib Mengejutkan Pedagang Bakso yang Viral di Medsos

Kesembuhan ini berpengaruh besar pada sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan virus.

"Kesembuhan itu tergantung pada jumlah virusnya, kekuatan virus, imunitas (daya tahan tubuh manusia), komorbit yakni penyakit penyerta yang mengakibatkan antibodi lemah," katanya.

Untuk saat ini, semua kondisi pasien memang dalam kondisi sehat dan tanpa gejala.

Namun, kekebalan tubuh mereka membuat virus menjadi berkembang biak. Hal ini juga menjadi beban babi keluarga terutama pasien itu sendiri, bahkan ada yang hingga stres.

6 pasien positif corona di Kota Jambi yang dinyatakan sembuh, dan boleh pulang ke rumah
6 pasien positif corona di Kota Jambi yang dinyatakan sembuh, dan boleh pulang ke rumah (Tribunjambi/Miftahul Jannah)

"Memang ada pasien yang masuk stres, akhirnya dilakukan rukiyah, senam, dan pengajian, dan didatangkan ustadz. Alhamdulillah tidak lagi. Cuman tetap melalui protokol kesehatan," pungkasnya.

Sakit Tenggorokan Disebut Gejala Covid-19, Begini Cara Mudah Mengatasinya dengan 5 Bahan Alami!

Update 112 Kabupaten/Kota di Indonesia yang Kini Jadi Zona Hijau Covid-19, Ada 2 Kabupaten di Jambi

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved