Berita Tanjab Timur

Kerap Jadi Keluhan, Jalan Lintas di Sabak Ulu Bakal Dicor, Dapat Gelontoran Anggaran Rp 1,7 Miliar

Ruas jalan yang berada di Kelurahan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur Tanjabtim, di beberapa titik mengalami kerusakan cukup parah...

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu saat dalam perbaikan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kerap mendapat keluhan dari masyarakat akibat kondisi jalan rusak parah, akhirnya jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu mendapatkan pembangunan rigid beton sepanjang 150 meter.

Ruas jalan yang berada di Kelurahan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur Tanjabtim, di beberapa titik mengalami kerusakan cukup parah ditambah saat musim penghujan.

Kondisi tersebut sudah menjadi keresahan tersendiri bagi warga sekitar, mengingat jalan tersebut merupakan jalan satu satunya bagi para petani atau pekebun sawit untuk membawa hasil panen keluar Tanjabtim.

Sukses Tendang Posisi Cak Malik, Dory Harsa Akui Tak Kuat Lakukan Ini dengan Nella Kharisma: Kangen!

Kacau, Dari Monyet Pemabuk Hingga Sembunyi Dalam Bioskop, Ribuan Monyet Ini Kuasai Kota Ini

Pemkab Gelontorkan Dana Sebesar Rp 1,7 Miliar Untuk Perbaiki Jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu

Darohim Lurah Muara Sabak Ulu, saat dikonfirmasi tribunjambi.com menuturkan, terkait kondisi jalan lintas di Kelurahan Muara Sabak Ulu ini memang akan dilakukan pembangunan yang dilakukan oleh Pemda Tanjabtim melalui Dinas PUPR.

"Alhamdulillah jalan kita sudah mulai diperbaiki, kabar baiknya lagi ada sekitar 150 meter yang akan dibangun," ujar Lurah, Minggu (28/6/2020).

Lanjutnya, sesuai informasi dan hasil rapat bersama lalu baik bersama pihak Kecamatan maupun Dinas Terkait, untuk jalan sendiri akan di bangun menggunakan sistem rigid beton (Cor).

"Karena memang untuk kawasan kita lebih cocok dirigid beton, daripada diaspal," jelasnya.

Terpisah Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanjabtim melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Susiana, saat dikonfirmasi menjelaskan, terkait pembangunan jalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu tersebut memang benar adanya dan sudah menjadi skala preoritas sebelumnya.

"Ia, tahun ini kita bangun jalan tersebut dengan menggunakan anggaran APBD. Sekarang kita sudah mulai pengerjaannya," jelasnya

Untuk panjang pembangunan sendiri sepanjang 150 meter, dengan menggunakan rigid beton dan dengan lebar Tujuh Meter. Dimana 150 meter tersebut untuk penanganan di satu titik saja.

"Sedangkan untuk Dua titik lainnya, mungkin akan dilakukan penanganan kelas B pengerasan. Tapi itu nantilah," tuturnya.

"Untuk anggaran pembangunan oprit timur 150 meter tadi menggunakan anggaran APBD Kabupaten Rp 1,7 miliar," tambahnya.

Terkait kondisi status jalan yang sebelumnya menjadi polemik karena tidak ada status (non status). Sehingga menjadi perdebatan antara PU Prov dan Kabupaten.

"Terkait status sudah ada, jalan tersebut masuk dalam SK Kabupaten," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved