3 Daerah di Lampung Terancam Batal Gelar Pilkada Serentak 2020, Ini Penyebabnya
Pemerintah rupanya belum menurunkan dana tambahan tahap I untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.
Sebab, sampai saat ini belum ada pencairan penambahan anggaran yang sebelumnya telah diajukan oleh delapan daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020 di Lampung.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Lampung Erwan Bustami.
"Iya kalau gak ada anggarannya bisa jadi terancam gak Pilkada," kata Erwan, kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu, (27/6/2020).
Ia menyebutkan, sedikitnya ada tiga daerah yang terancam tidak dapat menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 karena anggaran.
Yakni, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
"Dari delapan daerah, tiga daerah ini tidak sama sekali mengalokasikan anggaran melalui APBD," ujarnya.
"Sementara, kebutuhan anggaran tambahan Lamteng Rp 12.239.533.000, Lamsel Rp 8.557.080.750, Lampung Timur Rp 6.314.947.000," paparnya.
• Kota paling Jahat Sampai Atlantis yang Tenggelam, Ini Deretan Kota Kuno Bawah Laut Menakjubkan
Di Lampung Tengah, sebutnya, ada penambahan 890 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sementara di Lampung Timur ada penambahan 520 TPS dan Lamsel 405 TPS.
“Semua kebutuhan tambahan di tiga daerah ini diusulkan melalui APBN."
"Jika dana APBN tidak terpenuhi maka dari 8 kabupaten/kota di Lampung yang melaksanakan pilkada, 3 daerah ini terancam bisa tidak digelar pilkada,” sebutnya.
Erwan mengungkapkan, sebelumnya juga sudah dilakukan optimalisasi anggaran di delapan daerah.
Yakni optimalisasi untuk penghematan mencapai Rp 9.579.546.665.
“Memang kami belum ada pembahasan langsung dengan tiga daerah itu."
"Selagi belum ada keputusan resmi KPU RI, pasti KPU kabupaten/kota tetap melaksanakan tahapan pemilihan sesuai tahapan, termasuk di Lamtim, Lamteng dan Lamsel,” kata dia.
• Makin Berani Umbar Kemesraan, Didi Riyadi dan Ayu Ting Ting Terciduk Lakukan Ini Bareng Para Artis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20062020_pilkada.jpg)