Lokak Jadi Produk yang Membantu UMKM dan Petani
Sudah sejak 2018 berjalan namun Lokak masih bertahan. Menurutnya hal yang membuatnya bertahan adalah ada banyak pihak yang merasakan manfaatnya yaitu
Penulis: Nurlailis | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Jambi tentu tidak asing lagi dengan produk lokak yang menjadi oleh-oleh khas Jambi.
Produk olahan nanas ini awalnya diprakarsai mahasiswa Universitas Jambi (Unja), yaitu Zuhratul Aulia, Patria Prima Putra dan Prasetyo.
Zuhratul Aulia menceritakan Lokak dimulai pada Januari 2018. Mereka mendapatkan bantuan hibah dana dan dibuatlah produk nanas goreng.
• Transaksi di Bank, Warga Prabumulih Ini Kaget Terima Lembaran Uang Terpotong & Tidak Rapi
• Wajah Bayi Mirip Prabowo Subianto Jadi Viral, Bandingkan Lekukan dan Mata Raffa dengan Pak Menteri
• Ini yang Bakal Terjadi Bila Kasus Pembakaran Bendera PDIP Tak Segera Diselesaikan, Analisis IPW
“Kerjasama dilakukan dengan petani Tangkit. Di sana ada banyak banget nanas. Jadi nanas di sana banyak yang dibuang karena pengolahannya seadanya. Nanas juga menjadi jajanan khas Tangkit namun segi pemasaran terbatas,” ungkapnya.
Selain segi bisnis, Lokak juga berfokus pada pengembangan UMKM dan petani nanas. Lokak memfasilitasi UMKM untuk lebih maju.
“Lokak ini membranding ulang dan mengemas ulang,” ujarnya.
Pada awalnya memang berfokus di nanas goreng namun sejak 2020 ada produk baru yaitu Naga Goreng dan Katanya Kentang, yang juga bekerja sama dengan petani lokal di Jambi.
Sebelum pandemi corona penjualan Lokak bisa 100-200 Kg yang dibeli via online dan offline. Pengiriman barang sudah ke seluruh Indonesia.
Menurutnya yang menjadi tantangan adalah ongkir yang lebih mahal dari harga produk. Kebanyakan yang membeli pun menjadi reseller.
Sudah sejak 2018 berjalan namun Lokak masih bertahan. Menurutnya hal yang membuatnya bertahan adalah ada banyak pihak yang merasakan manfaatnya yaitu UMKM dan petani. Sehingga ada banyak yang peduli terhadap produk Lokak ini.
Selain Lokak, Aulia juga memulai usaha Zuhra Kacamata bersama Prihadi Saputra.