Berita Sarolangun

Dua Desa di Kecamatan Limun tak Bisa Menerima Bantuan Sosial Tahap II, Ini Penyebabnya

Ia berharap kepada pihak desa agar lebih cermat dan tanggap dalam menyikapi permasalahan tersebut.

Tribunjambi/wahyu
Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil saat memberikan bantuan sosial 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dari 16 desa di Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun, dua di antaranya tidak bisa menerima bantuan jaringan pengaman sosial dampak Covid-19 tahap II.

Dua desa tersebut yaitu Desa Lubuk Bedorong dan Desa Meribung. Hal ini dikarena pihak desa belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas penerimaan bantuan pada tahap pertama.

Hal ini sangat disayangkan oleh Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri karena pihak desa sendiri menghambat proses penerimaan bantuan untuk masyarakat.

DPC PDIP Bungo Tunggu Hasil Keputusan DPP Terkait Rekomendasi Bakal Calon Kepala Daerah Bungo

BREAKING NEWS, Tiga Mantan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Resmi Ditahan KPK Hari Ini, Selasa (23/6)

Pengangguran Meningkat, Disnakertrans Jambi Buka Program Magang ke Jepang, Bisa Dapat Rp 15 Juta

Menyikapi itu, Hilal akan memerintahkan pihak kecamatan untuk memberikan sanksi administrasi pada desa tersebut.

Tak hanya itu, pihak desa harus berani bertanggung jawab karena bantuan milik negara tidak dapat disalurkan. Terlebih lagi jika tidak bertanggung jawab maka bisa terancam pidana.

"Kenapa, Seharusnya desa tersebut menerima bantuan, tapi hari ini tidak bisa menerima bantuan, karena belum menyampaikan laporan pertanggung jawaban pada bantuan tahap satu," katanya saat penyaluran bantuan di Kecamatan Limun, Selasa (23/6/2020).

Katanya, bantuan jaring pengaman sosial Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahap II di Kecamatan Limun berlangsung hari ini. Yang mana, bantuan tersebut sudah diberikan pada 1.513 KK dan 32.200 kg beras.

Jika dilihat dari enam program bantuan Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini, total bantuan yang sudah didata dan sudah diberikan ada 66 ribu KK dan sementara di Sarolangun mempunyai 75 ribu KK.

"Jadi artinya 9.000 KK yang belum dapat," katanya.

Ia berharap kepada pihak desa agar lebih cermat dan tanggap dalam menyikapi permasalahan tersebut.

"Agar masyarakat bisa tidak ada hambatan lagi dalam hal menerima bantuan," jelasnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved