Cerita Seorang Bidan Disekap dalam Angkot di Tengah Malam Bersama Seorang Perawat, Kini Masih Trauma

Seorang bidan salah satu rumah swasta menceritakan pengalamannya saat disekap sejumlah perampok di dalam angkot.

Editor: rida
TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
Ilustrasi angkot 

"Sopirnya tetap jalan dan pintunya dikunci. Kita langsung didorong, tengkurap di bawah. Tubuh saya terjepit di antara sound system mobil di belakang," ungkap SR.

Di bawah ancaman senjata tajam, mereka tak punya banyak pilihan.

Wajah mereka menghadap ke lantai mobil. Punggung mereka ditutup kain oleh 2 laki-laki tak dikenal itu.

Mereka tak bisa banyak bergerak. Kaki para pria itu menindih tubuh mereka. Rasa sesak bertambah karena mereka masih mengenakan masker di wajah.

"Kita enggak tahu dibawa ke mana. Pelakunya sempat bilang kita di Ciawi.

Deretan Artis Wanita Indonesia yang Menikah Paling Singkat, Ada yang Cuma 20 Hari dan Sampai 1 Bulan

Didi Riyadi Terlihat Makin Lengket ke Ayu Ting Ting, Ibunda Sang Biduan Sampai Ucapkan Terima Kasih

Saya kan agak banyak tanya ke pelaku, terus beberapa kali coba bergerak karena badan saya sakit banget terjepit.

Tapi, setiap gerak pelaku tuh memukul kepala saya, badan kita juga kan diinjak terus," kata SR.

Dalam gelap di dalam kabin, SR mengaku sesekali coba menengadahkan kepala, mengintip ke arah jendela belakang yang dibuka.

Ia melihat Rumah Sakit Annisa. Tanda bahwa mereka memang mengarah ke Citeureup.

Mereka sama-sama tak tahu pukul berapa waktu itu.

Yang jelas, perjalanan tak kunjung berakhir, padahal mereka sudah ada di kawasan Citeureup.

Sopir angkot tak bicara apa-apa karena rasanya, ujar SR, juga ada dalam tekanan yang sama.

Sopir hanya manut perintah pelaku untuk lurus atau putar balik.

Moon Ga Young Menerima Tawaran untuk Membintangi Drama Baru True Beauty Bersama Cha Eun Woo

Siapa pun tentu tak tahan dalam situasi itu. Di tengah ancaman, SR masih berani beberapa kali mendongak untuk melihat posisi mereka.

Kedua laki-laki itu mulai menyerang. SR mengaku, beberapa kali ia juga dilecehkan secara seksual.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved