Berita Nasional

Kini Donald Trump Frustasi & Kesal, Kampanye Pertamanya Gagal Usai Enam Tim Suksesnya Positif Corona

Kini Donald Trump Frustasi & Kesal, Kampanye Pertamanya Gagal Usai Enam Tim Suksesnya Positif Corona

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Donald Trump beberkan rahasia tentang rambutnya yang belum diketahui publik 

TRIBUNJAMBI.COM - Covid-19 nampaknya membuat Amerika Serikat terpuruk sekali.

Baru ini, enam staf tim sukses kampanye Presiden AS, Donald Trump di Tulsa, Oklahoma positif Covid-19

Menurut keterangan pihak timses Sabtu (20/6/2020),  beberapa jam sebelum presiden tiba di Oklahoma, direktur komunikasi kampanye Trump, Tim Murtaugh mengatakan bahwa seluruh timses dites Covid-19 sebelum acara.

"Enam anggota tim hasilnya positif (Covid-19) dari ratusan hasil tes yang telah dilakukan dan prosedur karantina segera dilaksanakan," ujar Tim.

Tim juga menegaskan tidak ada anggota tim sukses yang mengidap Covid-19 akan berinteraksi langsung dengan para pejabat dalam kampanye.

Dikutip dari CNBC, sumber mengatakan bahwa timses memang sudah berada di Tulsa satu minggu sebelum acara. 

s

https://twitter.com/realDonaldTrump

Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump) 

Citra Kirana Mendadak Syok Lihat Timbangan di Usia Kehamilan 7 Bulan, Rezky Aditya Ajak Lakukan Ini

VIRAL! Seorang Ayah di India Nikahkan Putrinya dengan Patung Kayu, Ternyata Ini Alasan Sebenarnya!

Nasib Bella Saphira yang Dinikahi Jenderal TNI dan Tak Jadi Artis Lagi, Kini Pilih Jualan Makanan

Begini Penjelasan PSSI Soal Nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Benarkah Mulai Goyah?

Menurutnya tim kampanye Trump ini sedang melakukan pelacakan kontak untuk menelusuri sumber infeksi tersebut.

Dua diantara enam timses yang positif Covid-19 adalah agen Dinas Rahasia AS, menurut seorang pejabat terkait.

Kampanye Trump memang tidak mengindahkan situasi pandemi di AS saat ini.

Donald Trump dan timsesnya mantap maju di putaran kampanye yang pertama meskipun saat ini tingkat infeksi Covid-19 di Oklahoma meningkat.

Pada Sabtu (20/6/2020), Tulsa melaporkan kasus infeksi terbanyak dari semua daerah di negara bagian Oklahoma.

Departemen Kesehatan Negara Bagian Oklahoma mencatat 2.206 kasus infeksi.

Oklahoma baru-baru ini juga melaporkan lonjakan kasus Covid-19 terbesar dalam 24 jam sejak awal pandemi.

Seorang sumber mengatakan kepada CNN bahwa Trump merasa kesal karena sejumlah stafnya positif corona.

s
Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved