Penyalahgunaan Narkoba

Desa Pulau Kayu Aro Paling Rawan,  BNNP dan Polda akan Rutin Patroli Pemberantasan Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto mengatakan, Kabupaten Muarojambi sangat potensial

Tribunjambi/Hasbi
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto saat kunker ke Muarojambi 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto mengatakan, Kabupaten Muarojambi sangat potensial dan rentan terhadap peredaran dan penggunaan narkoba.

Dikatakan Dwi Irianto, Kabupaten Muarojambi tidak hanya menjadi lalu lintas jalur masuknya peredaran narkoba, namun juga sudah menjadi tempat peredaran dan penggunaannya.

"Kabupaten Muarojambi ini dekat dengan Kota Jambi, jadi menentang sekali untuk peredaran dan penggunaan narkoba," kata Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto saat kunker ke Kabupaten Muarojambi, Jumat (19/6).
Untuk wilayah Kabupaten Muarojambi yang sangat rawan terhadap peredaran dan penggunaan narkoba adalah Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Untuk mengaktifkan dan memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di Muarojambi, BNNP Jambi telah menyetujui dengan Polda Jambi untuk melakukan langkah pemberantasan dengan menggunakan patroli secara rutin.

"Kami berharap untuk memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di Provinsi Jambi, khususnya Muarojambi. Pemerintah, aparat kepolisian dan masyarakat harus kompak untuk membasmi peredaran dan penggunaan narkoba," tegasnya.

BNNP Minta Kewenangan untuk Merehabilitasi

GUNA mengatasi peyalahgunaan narkoba tehadap ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muarojambi, BNNP Jambi minta kewenangan bupati untuk merehabilitasi.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto mengatakan langkah dari pihaknya harus mempelajari dulu ada atau tidak ASN yang terpapar narkoba.

Jika ada itu merupakan kewenangan bupati untuk melakukan rehabilitasi, karena ASN itu sudah menjadi penyalahguna narkoba.

"Insya Allah untuk Kabupaten Muarojambi dari ASN-nya belum ada yang kena, untuk itu dalam sosialisasi memberantas peredaran dan penggunaan narkoba tidak hanya dilakukan BNN atau pihak kepolisian. Namun dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat juga sangat berperan," jelasnya, Senin (22/6).

Ia juga menyampaikan, untuk mengatasi peredaran narkoba mereka akan lakukan patroli secara rutin bersama Polda Jambi dan Ditresnarkoba Polda Jambi.

"Di Kabupaten Muarojambi untuk pengguna narkoba relatif rendah, cuma ada beberapa wilayah yang menjadi pantau kita besama seperti daerah perkebunan karena penggunaan ini banyak di daerah perkebunan," tuturnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved