Breaking News:

Berita Batanghari

Inspektorat Batanghari Terima Laporan Adanya Dugaan Oknum ASN Berpolitik

Hal ini disampaikan oleh kepala Inspektorat Batanghari Mukhlis, ia membenarkan adanya laporan yang masuk ke Inspektorat.

tribunjambi/rian aidilfi afriandi
(Ilustrasi PNS Batanghari) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari, Minggu (10/11/2019) pagi menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Muhammad Ferry Fadly

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Inspektorat Kabupaten Batanghari menerima laporan dugaan adanya oknum PNS yang diduga berpolitik.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Inspektorat Batanghari, Mukhlis, ia membenarkan adanya laporan yang masuk ke Inspektorat.

"Kita sudah menerima dua laporan terkait dugaan ASN yang berpolitik," jelasnya Minggu (21/6/2020).

Namun, pihaknya masih mandalami unsur laporan tersebut.

Keluarga Nurdin Hamzah Dukung Penuh Ratu Munawaroh di Pilgub Jambi 2020

Bangun Tidur Tanpa Pakaian Sehelaipun saat Bangun di Dek Kapal, Remaja 18 Tahun Ngaku Diperkosa

Begini Nasib Apes 3 Remaja yang Kepergok Warga sedang Mencuri Kipas Angin Musala

"Karena si pelapor memberikan bukti yang menurut kami belum kuat untuk dikatakan bahwa ASN tersebut berpolitik," jelasnya.

Ia berencana akan memanggil kembali si pelapor untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

"Kita akan panggil kembali pelapor, karena laporan terkait dugaan ASN berpolitik ini harus benar-benar mempunyai bukti yang kuat, tidak bisa hanya foto, kami juga membutuhkan audio visual, dan kami benar-benar harus mendalami dan meneliti bukti-bukti tersebut," jelasnya.

Karena menurut PP 53 ini merupakan sanksi yang berat bagi asn yang kedapatan berpolitik Praktis.

Foto Ular Hitam Ini Viral di Twitter, Muncul dengan Bentuk Aneh, Diduga Habis Telan Senapan AK-47

Romantisnya Haico VDV & Mischa Chandrawinata Cicipi Makanan dari Cut Syifa, Rangga Azof Sudah Duluan

Kecelakaan Maut di Tol Trans Sumatera Tewaskan Istri dan Anak Anggota Kodim, Begini Kronologinya

Detik-detik Seorang Kakek Kejang-kejang dan Meninggal Dunia saat Bersama Teman Kencan

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

"Bisa sampai di pecat, maka dari itu kami membutuhkan bukti yang kuat," lanjutnya.

Ia juga berpesan kepada para ASN agar tetap jaga netralitas.

"Kita sebentar lagi akan memasuki pilkada, maka dari itu, bagi para ASN jagan berpolitik praktis, karena sanksinya berat, jagan sampai karena kita terlihat berpihak dengan satu kandidat, maka pekerjaan kita sebagai ASN Hilang," pesannya.

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved