Berita Internasional

Mengapa Situs Australia Diserang Bertubi-tubi? Mengapa Tuduhan Mengarah ke China?

Serangan siber itu bukan baru terjadi, sebagaimana ditekankan PM Morrison melainkan berlangsung terus-menerus terhadap Australia.

Editor: Duanto AS
Pixabay/TheDigitalArtis
Ilustrasi hacker 

Kepala Pusat Penelitian Keamanan Siber (CSCRC) Rachael Falk mengatakan meski orang ingin menunjuk negara pelaku, namun sikap menyalahkah justru bisa jadi "gangguan".

"Sebenarnya tak masalah dari mana asalnya," katanya. "Pesan Perdana Menteri jelas, lindungi data pribadi dan bisnis Anda."
Menurut Rachael menyebutkan nama negara pelaku adalah urusan Pemerintah dan Direktorat Sinyal Australia.

Pengumuman yang disampaikan PM Morrison pada Jumat (19/6/2020) mengingatkan pengumuman serupa yang dia sampaikan tahun lalu, ketika diketahui terjadinya serangan terhadap situs-situs partai politik Australia.

Pengumuman kali ini menurut PM Morrison bukan untuk menambah kekhawatiran masyarakat, tapi justru untuk memberitahu mereka.

"Keberadaan ancaman semacam ini bukanlah kejutan di dunia kita sekarang," katanya. PM Morrison sendiri mengaku sulit untuk memastikan apa motivasi dari serangan siber itu.

"Yang penting bagi kita adalah menyadari hal ini terjadi. Kita punya agen terbaik di dunia, yang berupaya menggagalkan serangan tersebut," katanya.

"Saya bisa sampaikan bahwa agen-agen kita telah menggagalkan banyak serangan, tapi ini masalah yang sangat kompleks," jelasnya.

Sementara itu menurut Menteri Pertahanan Linda Reynolds, Pusat Keamanan Siber Australia dan Departemen Dalam Negeri telah mengeluarkan saran teknis yang menguraikan apa yang dapat dilakukan organisasi untuk mendeteksi dan mengurangi ancaman tersebut.

"Saya mengingatkan semua rakyat Australia bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab bersama kita semua," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serangan Siber ke Situs Pemerintah Australia, China Dituduh Sebagai Dalangnya"

Perdaya Lewat FB, 4 Pria Rudapaksa Siswi SMP di Bojonegoro hingga Gadis 16 Tahun Disekap di Kalbar

Ini Sosok Septian Hario Seto, Berusia 36 Tahun yang Baru Saja Diangkat Jadi Komisaris BNI

Sosok Yulia Fera Ayu Lestari Namanya Tertulis di Bungkusan Pocong Berisi Ayam, Praktek Ilmu Hitam?

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved