Advertorial

Petrokimia Gresik Dukung Pemkab Bungo Berikan bantuan Pupuk untuk Petani

Adapun bantuan yang diberikan antara lain pupuk NPK Phonska Plus, benih padi, benih jagung manis, benih sayuran, Bahan Bakar Minyak (BBM) solar, dan..

Istimewa
Petrokimia Gresik Dukung Pemkab Bungo Berikan bantuan Pupuk untuk Petani 

TRIBUNJAMBI.COM - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus berupaya menjaga stok pangan nasional dengan menyediakan pupuk berkualitas untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo, Provinsi Jambi, untuk membantu petani terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Bungo, Mashuri, kepada perwakilan petani di Dusun Lubuk Mayan Kecamatan Rantau Pandan dan Dusun Timbolasi Kecamatan Bathin III Ulu pada hari ini, Kamis (18/6).

Adapun bantuan yang diberikan antara lain pupuk NPK Phonska Plus, benih padi, benih jagung manis, benih sayuran, Bahan Bakar Minyak (BBM) solar, dan terpal untuk menjemur padi.

Direktur Pemasaran Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik senantiasa berkomitmen mendukung pemerintah mengawal musim tanam dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional, terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Petrokimia Gresik Dukung Pemkab Bungo Berikan bantuan Pupuk untuk Petani
Petrokimia Gresik Dukung Pemkab Bungo Berikan bantuan Pupuk untuk Petani (Istimewa)

"Dukungan Petrokimia Gresik terhadap Pemkab Bungo adalah menyediakan pupuk unggulan NPK Phonska Plus sebanyak 25 ton," ujar Digna.

Keunggulan NPK Phonska Plus antara lain memiliki kandungan mineral Zinc, yaitu unsur hara mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Pupuk ini semakin relevan mengingat kandungan Zinc pada lahan pertanian di Indonesia sudah sangat berkurang. Kandungan Zinc inilah yang membedakan NPK Phonska Plus dengan NPK Phonska bersubsidi.

"Berdasarkan hasil demonstration plot di beberapa daerah, NPK Phonska Plus terbukti mampu mendongkrak produktivitas baik tanaman padi maupun hortikultura," ungkapnya.

Pada tanaman padi, sesuai rekomendasi Petrokimia Gresik, NPK Phonska Plus dikombinasikan dengan pupuk organik Petroganik dan Urea untuk hasil yang optimal. Pemupukan berimbang rekomendasi Petrokimia Gresik adalah 5:3:2. Rinciannya, 500 kilogram (kg) pupuk organik Petroganik, 300 kg pupuk NPK Phonska, dan 200 kg pupuk Urea untuk setiap satu hektare lahan sawah.

Di sisi lain dukungan ini, menurut Digna juga menjadi upaya Petrokimia Gresik untuk memberikan motivasi kepada petani terdampak Covid-19 agar tetap optimistis di tengah masa pandemic ini demi menjaga ketahanan pangan nasional.

Bupati Bungo, Mashuri dalam sambutannya mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Petrokimia Gresik dengan menyediakan pupuk unggulan NPK Phonska Plus. Menurutnya produktivitas tanaman pangan menjadi semakin vital di masa pandemi ini, karena Covid-19 telah berdampak di segala sektor, termasuk pertanian.

“Bantuan ini menjadi stimulus bagi petani di Bungo untuk terus meningkatkan produksi pangan,” ujar Bupati Bungo.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Bungo, Muhammad Hasbi. Ia berharap melalui bantuan ini, petani semakin menyadari pentingnya pupuk dalam peningkatan produktivitas pertanian, terutama menjelang musim tanam ini.

Sementara itu, Digna kembali menegaskan bahwa Petrokimia Gresik siap mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian di berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam penyediaan produk penunjang pertanian yang berkualitas.

"Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dalam upaya mengawal musim tanam guna menjaga ketahanan pangan nasional di tengah pandemi ini," tutup Digna. (*)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved