Pedagang di Pasar Positif Corona

Pengunjung Wisata Danau Sipin Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Banyak yang Tak Pakai Masker

Wisata Danau Sipin banyak dikunjungi masyarakat baik yang mau bersepeda, skateboard, panjat tebing maupun berjalan-jalan santai.

Tribunjambi/Ade Setyawati
Pengunjung objek wisata danau sipin banyak tak patuhi protokol kesehatan. 

TRIBUNJAMBI.COM -Wisata Danau Sipin banyak dikunjungi masyarakat baik yang mau bersepeda, skateboard, panjat tebing maupun berjalan-jalan santai.

Beberapa waktu lalu petugas pemerintahan memasang tedmond untuk tempat mencuci tangan pengunjung, dan juga memasang spanduk.

"Aparat pemerintah memasang spanduk yang bertuliskan menjaga jarak, rajin-rajin mencuci tangan dan lainnya, tetapi tidak ada yang mematuhinya, tidak ada yang menjaga jarak di sini, selain itu juga memasang tedmond untuk digunakan pengunjung mencuci tangan," jelas Minah penjual makanan di area Danau Sipin.

Meskipun ada tedmond untuk mencuci tangan, hanya sedikit pengunjung yang mencuci tangan.

Update Virus Corona di Jambi 17 Juli 2020, Tambah 1 Pasien Positif dari Sarolangun

Kisah Sopir Angkutan di Jambi, Dua Bulan Nganggur hingga Penumpang Sepi Akibat Corona

Pemkot Jambi Segera Salurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial Tahap Empat

"Hanya sedikit yang mencuci tangan, mayoritas tidak mencuci tangan dan langsung masuk aja, mungkin juga karena letak tedmond yang terlalu ujung dan kurang terlihat," tambahnya.

Menurut pantauan tribunjambi.com, tedmond yang dipasang oleh petugas letaknya terlalu di sudut dan tertutup oleh tenda yang bertuliskan Posko Terpadu Penanganan Objek Wisata, jadi kurang terlihat oleh pengunjung.

Petugas polisi juga hampir setiap hari datang untuk mengingatkan pemakaian masker. Meski demikian masih banyak pengunjung yang tidak mengenakan masker.

"Hampir setiap hari petugas polisi datang untuk mengingatkan pengunjung, tetapi kadang juga tidak datang dan masih banyak juga yang tidak mengenakan masker," tutupnya.

Aini sebagai pengunjung mengatakan "Saya tidak mencuci tangan karena saya pikir disini tidak ada tempat mencuci tangan, harus nya tempat cuci tangan diletakkan di depan agar terlihat oleh pengunjung dan biasa saya memakai masker dan hari ini lupa," jelasnya.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved