Advertorial

Bupati Batanghari Bahas Perbup Baru untuk Hadapi New Normal, Tak Pakai Masker Denda Rp.50 Ribu

Bupati Batanghari, Ir H Syahirsah, menggelar rapat untuk membahas peraturan bupati tentang denda Rp 50 ribu terhadap warga yang tidak memakai masker.

Istimewa
Bupati Batanghari, Syahirsah. lll 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Sebagai langkah untuk menghadapi regulasi dari Pemerintah Pusat akan penerapan new normal, Bupati Batanghari, Ir H Syahirsah, menggelar rapat untuk membahas peraturan bupati tentang denda Rp 50 ribu terhadap warga yang tidak memakai masker.

Ini bertujuan agar masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah tentang pentingnya protokol Covid-19.

Bupati mengatakan aturan ini akan diberlakukan jika perbup telah disahkan nantinya.

"Akan kita berlakukan jika perbup telah disahkan. Jika ditemukan warga yang keluar rumah tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi berupa denda Rp 50 ribu," ujarnya saat melakukan konferensi pers di Ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batanghari, Rabu (10/6/2020).

Ditegaskan bupati, jika warga yang kedapatan tidak menggunakan masker tersebut tidak mempunyai uang maka sebagai jaminan identitas warga tersebut akan ditahan.

"Jika tidak ada uang, KTP-nya ditahan," tegasnya.

Syahirsah mengatakan perbup dibuat bukan untuk memberatkan masyarakat akan tetapi sebagai langkah agar masyarakat tetap mematuhi anjuran tentang pentingnya protokol kesehatan.

"Sebelumnya warga telah diberi bantuan berupa masker dari PKK Batanghari, jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak memakai masker," kata Bupati. (*)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved