Breaking News:

VIDEO: Di Tengah Wabah Corona, Penjualan Sepeda Melonjak

Bersepeda kembali tren pada saat ini, karena untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh agar terlindung dari wabah virus corona atau Covid-19.

Penulis: haniftribun | Editor: Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bersepeda kembali tren pada saat ini, karena untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh agar terlindung dari wabah virus corona atau Covid-19.

Tren tersebut juga memberikan keuntungan bagi toko sepeda. Penjualan sepeda di sejumlah toko sepeda di Kota Jambi mengalami lonjakan.

Dari pantauan di toko sepeda MCC di Jl. Gajah Mada Lebak Bandung Kota Jambi, karyawan sibuk merangkai sepeda ramai dengan kedatangan konsumen yang berburu sepeda.

Tari karyawan toko MCC menjelaskan sebelum pandemi Covid-19 penjualan sepeda hanya lima unit per hari. Sedangkan setelah Lebaran yang masih di masa pandemi, penjualan bisa mencapai 20 unit per hari berbagai jenis.

7 Ekskavator Disembunyikan Pelaku di Hutan, Polres Bungo Tahan Satu Alat Berat Diduga untuk PETI

Pola Hidup Berubah Akibat Pandemi Corona, Mutiara Mengaku Sekarang Suka Begini

“Bersepeda menjadi tren, kenaikan sejak Maret, namun paling tinggi setelah labaran,” kata Tari, Sabtu (13/6). Dia juga menambahkan selain sepeda MTB, sepeda lipat juga manjadi incaran konsumen dengan rentang harga dari Rp 2 juta sampai Rp 14 juta.

Lonjakan penjualan sepeda juga terjadi di toko sepeda Centro Bike , Jelutung Jambi. Pemilik toko Johan, menjelaskan penjualan memang mengalami kenaikan.

“Mereka yang membeli sepeda bosan di rumah. Trennya cepat sekali, bahkan sepeda lipat sudah habis, pesan ke pabrik pun juga belum tersedia,” jelas dia.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved