Berita Militer Dunia
Terkenal Ganas Dalam Perang, Pasukan Bayaran Ini Pernah Buat Tentara Argentina Lari Terbirit-birit
Terkenal Ganas Dalam Perang, Pasukan Bayaran Ini Pernah Buat Tentara Argentina Lari Terbirit-birit
TRIBUNJAMBI.COM - Dikenal sebagai tentara bayaran, bahkan pernah ikut andil dalam pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Korea Utara, Kim Jong-Un di Singapura.
Inilah pasukan berani mati bernama Gurkha yang sudah miliki reputasi mengerikan dalam berperang.
Seminggu sebelum pertemuan tersebut dilaksanakan pasukan Gurkha sudah terlihat di sejumlah titik penting di Singapura.
• Kala TNI AU Dapat Jet Tempur Seken Israel yang Rewel, Sampai Gunakan Kepala Kerbau Sebagai Syarat
• Pelaku Kabur Tinggalkan Ekskavator dan Peralatan di Hutan, PETI Besar-besaran di Bungo?
• Perang Bisa Pecah! China Kecam Kelakuan Amerika yang Seenaknya Kirim Pesawat Militer ke Taiwan
Lengkap dengan rompi antipeluru, dan menenteng senapan serbu tempur FN SCAR buatan Belgia.
Serta tidak lupa pistol ekstra di sarung kaki.
Meski begitu, sebilah pisau kukri tetap selalu mereka bawa. Orang Gurkha tak pernah meninggalkan kukri.
Menurut kebiasaan, setiap kukri terhunus harus ada darah yang tumpah.
"Mereka adalah salah satu yang terbaik yang bisa ditawarkan Singapura," kata Tim Huxley, pakar International Institute for Strategic Studies (IISS) seperti dilansir ABC News.
• Penambangan Emas Ilegal Besar-besaran? Kok 7 Ekskavator Ada di Dalam Hutan Bungo
• Warga Heboh Tagihan Listrik PLN Membengkak, Erick Thohir Buka Suara Soal Keluhan Para Pelanggan
• Siapa Sebenarnya Jerry Lawalata?Pesinetron Era 2000-an yang Ditangkap Polisi Terkait Narkoba
Ya, resimen Gurkha namanya memang begitu legendaris. Mereka dikenal sebagai yang paling berani di antara para pemberani, terganas dari yang terganas.
Lebih baik mati daripada jadi pengecut
Gurkha berasal dari wilayah pegunungan Gorkha, salah satu dari 75 distrik Nepal modern. Nama itu juga dipakai oleh sebuah kerajaan pada abad ke-18.
Kerajaan tersebut berperang melawan Inggris Namun tentara Inggris tak pernah bisa mengalahkan mereka.
Pepatah klasik berkata, "Jika dia tak bisa kamu kalahkan, rangkullah sebagai kawan."
• Daftar Harga Toyota Fortuner Bekas pada Juni 2020, Mulai Rp 155 Juta Kondisi Bagus
• Tak Puas Penyerangnya Dituntut Hukuman Ringan, Begini Sindiran Novel Baswedan pada Jokowi
• Video Perubahan Gaya Rambut Artis Natasha Wilona yang Kejutkan Fans, Tiba-tiba Tampil Bergaya Tomboy

Setelah dua tahun berperang tak kunjung menang, pada 1815 Inggris berbalik arah dengan merekrut orang Gurkha sebagai tentara yang melayani kepentingan mereka.
Sebenarnya secara fisik tak ada yang istimewa dari orang Gurkha. Postur mereka kecil dan tidak tinggi.
Meski begitu, masalah nyali, kesetiaan, dan keberanian mereka jangan pernah ditanya.
• Daftar Harga Toyota Fortuner Bekas pada Juni 2020, Mulai Rp 155 Juta Kondisi Bagus
• Tak Puas Penyerangnya Dituntut Hukuman Ringan, Begini Sindiran Novel Baswedan pada Jokowi
• Video Perubahan Gaya Rambut Artis Natasha Wilona yang Kejutkan Fans, Tiba-tiba Tampil Bergaya Tomboy
"Lebih baik mati daripada hidup sebagai pengecut," begitulah prinsip lelaki Gurkha.
Ada sebuah cerita, seorang serdadu Gurkha kehabisan amunisi saat membela Inggris di Perang Dunia II.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09062018_pasukan-gurkha_20180609_104231.jpg)