unik

Ada Udara Super Bersih Di Sini, Peneliti Mengungkap Penyebab Udara Kotor

Para peneliti menggunakan bakteri di udara sebagai alat diagnostik untuk menyimpulkan sifat-sifat atmosfer yang berada di lapisan lebih rendah.

Pixabay
Ilustrasi planet Bumi 

TRIBUNJAMBI.COM - Adakah tempat yang masih mempunyai udara bersih di bumi? Para peneliti berusaha menjawabnya.

Diketahui aktivitas manusia menjadi salah satu penyebab tingginya polusi udara di Bumi.

Namun baru-baru ini, para ilmuwan mengklaim telah berhasil mengidentifikasi udara terbersih di dunia, bebas dari partikel yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Menurut peneliti, udara terbersih itu terletak di atas Samudra Antarktika yang mengelilingi Antarktika.

12 Aturan Kaku Kerajaan Inggris Ini Direformasi Setelah Kematian Putri Diana

Baju Kita Juga Berperan Mencemari Laut, Begini Penjelasan Peneliti, Terbawa Saat Dicuci

Mereka menemukan kalau lapisan udara di wilayah tersebut bebas dari partikel aerosol yang diproduksi oleh aktivitas manusia seperti misalnya pembakaran bahan bakar fosil, pembuangan limbah, dan lain-lain.

Untuk mengetahui mengapa area tersebut bebas dari polusi, tim peneliti dari Colorado State University memutuskan mempelajarinya.

Para peneliti menggunakan bakteri di udara sebagai alat diagnostik untuk menyimpulkan sifat-sifat atmosfer yang berada di lapisan lebih rendah.

Hasil analisis menunjukkan jika aerosol yang disebabkan aktivitas manusia tidak bergerak ke selatan melalui udara, sehingga peneliti pun menyebut udara di atas Samudra Antarktika sebagai udara yang benar-benar murni.

"Secara keseluruhan, hasil menunjukkan jika Samura Antarktika adalah salah satu dari sedikit tempat di Bumi yang terpengaruh oleh kegiatan manusia," ungkap Thomas Hill, salah satu peneliti dalam studi ini, seperti dikutip dari CNN, Rabu (3/6/2020).

Peringati Hari Lingkungan Hidup di Stockpile, Bupati Masnah Bicara Polusi Udara

Terungkap Ternyata Pengais Sampah Ini Seorang Miliarder Pemilik Kerajaan Bisnis, Begini Kisahnya!

Polusi udara sendiri telah menjadi krisis kesehatan global. WHO juga menyebut bahwa polusi udara membunuh tujuh juta orang setiap tahun.

Selain itu, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa polusi udara meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke, dan kanker paru-paru.

Orang yang tinggal di perkotaan serta negara dengan penghasilan rendah dan menengah cenderung terkena paparan polusi lebih tinggi. Studi telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ilmuwan Temukan Udara Terbersih di Bumi, Tanpa Jejak Aktivitas Manusia

Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved