Baru Bergabung Sudah Bikin 'Bingung', Jubir Presiden Langsung Ralat Pernyataan dr Reisa Broto Asmoro
Kemarin, juru bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman memastikan dr Resia mejabat jabatan yang sama dengan Achmad Yurianto.
Menurut Yurianto, dr Reisa tergabung dalam Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid-19.
Saat dihubungi Kompas.com, Fadjroel mengaku belum bisa memberi kepastian terkait jabatan dr Reisa.
Ia justru meminta hal itu ditanyakan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Tentang dr Reisa administrasinya mesti ditanyakan kepada BNPB," kata Fadjroel.
Pada akhirnya Fadjroel pun meralat jabatan dr Reisa lewat kicauannya.
Puteri Indonesia Lingkungan 2010 itu memang bukan menjabat sebagai Jubir Penanganan Covid-19, namun adalah anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Covid-19.
"Dokter Reisa secara resmi adalah TIM KOMUNIKASI PUBLIK GUGUS TUGAS Covid-19, sedangkan Dokter Yurianto adalah Jubir Covid-19," kata Fadjroel.
Kendati demikian, Fadjroel menyebutkan bahwa dr Reisa dan Achmad Yurianto akan bahu membahu memberikan informasi dan edukasi ke publik terkait Covid-19.
Adapun dr Reisa pertama kali muncul mendampingi Achmad Yurianto dalam jumpa pers terkait update informasi Covid-19, Senin (9/6/2020) kemarin.
Dikutip dari siaran daring konferensi pers, Yuri memperkenalkan Reisa sebagai bagian dari tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
"Pada hari ini saya akan ditemani seorang dokter yang selama ini aktif terlibat dalam edukasi pencegahan Covid-19, sekaligus bagian dari tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro," kata Yuri, Senin.
"Beliau akan menyampaikan informasi dan edukasi pencegahan Covid-19, termasuk adaptasi kebiasaan baru untuk masyarakat yang produktif dan aman," tuturnya.
Kemunculan Reisa disambut antusias oleh warganet.
Banyak yang mendukung Puteri Indonesia Lingkungan 2010 itu bergabung menjadi juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19.
Reisa selama ini dikenal sebagai dokter, alumnus ajang kecantikan, model, dan presenter televisi. Sebagai dokter, Reisa sempat menekuni dunia forensik. (Kompas.com)