Penyaluran Bansos Tahap I Pemprov Jambi Baru Mencapai 21,25 Persen, Baru Dua Kabupaten Selesai
Bahkan dari data dari Dinas Sosial hingga 5 Juni, penyaluran Bansos baru mencapai 21,25 persen atau 6.374 KPM dari 30 ribu KK penerima.
Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Realisasi Bansos jaringan pengaman sosial (JPS) untuk warga terdampak Covid-19 tahap I dari Pemprov Jambi belum terealisasi 100 persen.
Bahkan dari data dari Dinas Sosial hingga 5 Juni, penyaluran Bansos baru mencapai 21,25 persen atau 6.374 KPM dari 30 ribu KK penerima.
Untuk tahap pertama ini (bulan Mei) baru Kabupaten Tanjabtim dan Muarojambi yang penyalurannya 100 persen. Sementara 9 kabupaten/kota lainya masih sangat minim, bahkan di Kabupaten Tanjabbarat belum ada sama sekali.
• Heboh Gaji Pekerja akan Dipotong Iuran Tapera, Bagaimana Nasib yang Sudah Miliki Rumah?
• Masih Trauma, Narmi Habiskan Waktu di Rumah, Belum Bisa Ceritakan Kejadian yang Dialaminya
• Indonesia dan Malaysia Kini Harus Bahu Membahu Jaga Wilayah Lautnya dari Gangguan Militer China
Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman mengakui itu, dia menyebut lambatnya realisasi penyaluran Bansos JPS ini karena lambatnya SK nama-nama penerima dari Kabupaten/Kota ke Perovinsi.
"Usulan yang masuk ke Pemprov itu, dua Kabupaten yang masuk sebelum idul fitri, sementara lainya setelah Idul Fitri. Kalau usulanya masuk terlambat bagaimana kita mau mendistribusikan," kata Sekda.
Menurutnya, difahami bersama bahwa Kabupaten/kota juga butuh waktu untuk melakukan verifikasi data penerima, agar bantuan yang ada tepat sasaran dan tidak timpang tindih.
"Jadi memang kehati-hatian kabupaten/kota juga kita maklumi, sehingga pada saat penyeluran tidak bermasalah dengan data," sebutnya.
Selain itu, kata dia kendala lain yang ditemukan di lapangan, adanya daerah-daerah yang sulit di akses. Sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk penyaluran Bansosnya.
Untuk penyaluran tahap ke dua (bulan Juni) menurut Sudirman, akan dilakukan setelah penyaluran tagap I selesai 100 persen.
"Kita kejar selesaikan dulu tahap pertama ini," pungkasnya.