Breaking News:

Tanggapan Pedagang yang Kiosnya Dibongkar: Kami Baru Terima Surat Peringatan Tiga Hari Lalu

"Jam 11 ini akan dilakukan rapat sebenarnya, Bagaimana tentang keputusannya," sambungnya.

Tribunjambi/Miftahul Jannah
Kondisi pasca pembongakran lapak-lapak liar pedagang di kawasan Gang Siku Kecamatan Pasar Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemkot Jambi membongkar lapak-lapak liar pedagang di kawasan Gang Siku, Kecamatan Pasar Jambi, Minggu (7/6/2020).

Satu diantara pedagang yang kiosnya juga dibongkar, mengatakan, ia dan teman-temannya baru mendapatkan surat peringatan 3 hari yang lalu. Namun, hari ini langsung dibongkar.

"Baru tiga hari yang lalu dilakukan peringatan, harusnya jam 11 ini dilakukan diskusi. Namun, langsung dilakukan pembongkaran kami tidak terima. Jam 11 ini akan dilakukan rapat sebenarnya, Bagaimana tentang keputusannya," kata Marni, pedagang buah di kawasan Gang Siku, Pasar Angso Duo.

Pemkot Jambi Eksekusi Kios-kios Liar di Gang Siku, Petugas Sempat Adu Mulut dengan Pedagang

Kadisdik Sampai Malu, Sepasang PNS yang Pingsan di Mobil Tanpa Celana Bakal Menerima Nasib Buruk

Gara-gara Utang Rp 500 Ribu, Pria di Palembang Minta Pacar Lakukan Hal Terlarang Ini!

Ia berkali-kali mengatakan bahwa surat yang ia terima baru satu kali peringatan dan hal itupun diterima tiga hari yang lalu.

"Sebelumnya kami sudah minta bertahan kami sudah memohon tapi tidak bisa,"keluhnya.

"Kalau mau ambil di Angso Duo kami tidak sanggup karena dp-nya mahal Rp 20 juta," sambungnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa sebelumnya sudah mendapatkan izin usaha dan pasar tersebut juga sudag berdiri 33 tahun yang lalu.

"Pasar ini berdiri 33 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1987, kami juga setiap hari membayar retribusi bangunan sebesar Rp 2.000," pungkasnya.

Penulis: Miftahul Jannah
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved