Jejak Kaki Nenek Muna Mengarah ke Sungai Batanghari
Menurut laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jambi, sekitar pukul 19.30 WIB Nenek Muna pamit kepada anaknya untuk buang air
Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah dua hari proses pencarian terhadap Nenek Muna (75) warga Desa Teriti, Kecamatan Sumai, Kabupaten Tebo belum membuahkan hasil.
Minggu (7/6/2020) tim masih terus melakukan proses pencarian.
Nenek Muna dilaporkan hilang pada Jumat 5/6/2020) malam.
Menurut laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jambi, sekitar pukul 19.30 WIB Nenek Muna pamit kepada anaknya untuk buang air besar di MCK yang berlokasi di tepi Sungai Batanghari.
• Rasionalisasi Anggaran Pilkada Bertambah Rp 47 Miliar
• New Normal! Ini Syarat yang Harus Dilengkapi Penumpang Maskapai Garuda, Lion Air, Citilink
Namun hingga beberapa jam, ia tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga yang mulai resah pun melakukan pencarian. Namun tak ada tanda-tanda keberadaan Nenek Muna.
Diduga ia terjatuh ke Sungai Batanghari dan terbawa arus sungai. Pasalnya hanya ada jejak kaki diduga dilewati Nenek Muna yang mengarah ke sungai terpanjang di Sumatera itu.
"Ia pamit ke anaknya untuk buang air besar di sungai. Lalu korban hilang hanya ditemukan jejak kaki mengarah ke sungai dan diduga korban terpeleset pada saat MCK," kata Kornelis Kaops Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi.
Sabtu (6/6/2020) pihak keluarga korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Jambi guna dilakukan pencarian.
Namun memasuki hari kedua pencarian, belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.
"Proses pencarian masih dilakukan, karna kondisi malam pencarian dilanjutkan besok pukul 06.30 WIB," ujar Kornelis.
Untuk proses pencarian, sebanyak tujuh orang anggota Sar dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jambi dikerahkan. Lima anggota BPBD Kabupaten Tebo,empat personel Koramil setempat dan empat anggota kepolisian serta warga yang ikut melakukan pencarian.
"Pencarian dilapangan selain anggota Basarnas ada Juga dari BPBD Kabupaten Tebo, personel Koramil dan Kepolisian setempat," pungkasnya.